SKRIPSI
PENGARUH PENAMBAHAN GULA TERHADAP KUALITAS ORGANOLEPTIK DAN KIMIA SELAI BELIMBING MANIS (Averrhoa Carambola L)
Pengaruh Penambahan Gula Terhadap Kualitas Organoleptik dan Kimia Selai Belimbing Manis (Averrhoa Carambola L)
Tutia Rahmi 1, Andriani2
ABSTRAK
Latar belakang: Belimbing manis (Averrhoa Carambola L) kaya serat yang
mampu mencegah penyerapan kolesterol pada makanan yang di konsumsi.
Berlimpahnya produksi belimbing menyebabkan produksi yang tidak terkontrol.
Salah satu cara mengatasi masalah tersebut dengan mengolahnya menjadi selai. Sehingga akan memperpanjang masa simpan buah, meningkatkan daya guna dan daya jual tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh penambahan gula 60gr,70 gr dan 80 gr terhadap kualitas organoleptik selai belimbing manis dan untuk mengetahui kualitas kimia (kadar abu, kadar air dan kadar gula) selai belimbing manis Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non factorial dengan 3 perlakuan dan 9 pengulangan. Uji organoleptik dilakukan di Laboratorium Teknologi Pangan Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Aceh dan dilanjutkan dengan uji kimia (kadar abu, kadar air dan kadar gula). di Laboratorium Terpadu Politeknik Kesehatan Aceh Hasil: Penambahan gula 60 gr, 70 gr, dan 80 gr terhadap warna, panelis lebih menyukai A (Penambahan gula 60 gr), dan tekstur panelis lebih menyukai A (penambahan gula 60 gr) dengan (p value < 0,05). Penambahan gula 60 gr, 70 gr, dan 80 gr terhadap aroma panelis lebih meyukai A dan C (penambahan gula 60 gr dan 80 gr) dan terhadap rasa panelis lebih menyukai A (penambahan gula 60 gr) dengan (p value > 0,05). Dan berpengaruh nyata terhadap sifat kimia (kadar abu, kadar air dan kadar gula) dengan (P-Value
Tidak tersedia versi lain