0,05). Perlakuan 40 g merupakan formula yang paling disukai secara keseluruhan. Kesimpulan: Substitusi sebanyak 40 g memberikan hasil terbaik secara organoleptik. Peningkatan substitusi hingga 80 g menurunkan penerimaan terutama terhadap aroma dan tekstur. Saran: Penggunaan tepung kecambah kacang hijau sebaiknya optimal dari 40 g sampai 60 gr karena jumlah tersebut menghasilkan kualitas organoleptik brownies yang paling disukai panelis. Kata Kunci: Brownies, Tepung Kecambah Kacang hijau, Uji organoleptik Mahasiswa Program Studi D-III Gizi, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh Dosen Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh"" />
Text
Pengaruh Subsitusi Tepung Kecambah Kacang Hijau Terhadap Sifat Organoleptik Brownies
"
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG KECAMBAH KACANG HIJAU TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK BROWNIES
Raudhatul Jannah1, Rosi Novita, SP, M.Kes2
ABSTRAK
Latar Belakang: Brownies merupakan kue yang digemari karena teksturnya yang padat dan rasa manisnya. Umumnya dibuat menggunakan tepung terigu. Seiring berkembangnya inovasi pangan, digunakan bahan lokal yang bernilai gizi tinggi sebagai alternatif. Tepung kecambah kacang hijau mengandung protein, vitamin, mineral, dan serat yang mudah dicerna setelah proses perkecambahan.
Tujuan: Mengetahui pengaruh substitusi tepung kecambah kacang hijau terhadap sifat organoleptik brownies meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur.
Metode: Penelitian eksperimental ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial dengan tiga perlakuan substitusi tepung kecambah kacang hijau (40 g, 60 g, dan 80 g), masing-masing tiga kali ulangan. Uji organoleptik dilakukan terhadap empat parameter oleh 30 panelis semi terlatih pada bulan Mei 2025. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan.
Hasil: Substitusi tepung kecambah kacang hijau berpengaruh nyata terhadap warna dan aroma (p < 0,05), namun tidak berpengaruh nyata terhadap rasa dan tekstur (p > 0,05). Perlakuan 40 g merupakan formula yang paling disukai secara keseluruhan.
Kesimpulan: Substitusi sebanyak 40 g memberikan hasil terbaik secara organoleptik. Peningkatan substitusi hingga 80 g menurunkan penerimaan terutama terhadap aroma dan tekstur.
Saran: Penggunaan tepung kecambah kacang hijau sebaiknya optimal dari 40 g sampai 60 gr karena jumlah tersebut menghasilkan kualitas organoleptik brownies yang paling disukai panelis.
Kata Kunci: Brownies, Tepung Kecambah Kacang hijau, Uji organoleptik
Mahasiswa Program Studi D-III Gizi, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh
Dosen Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain