Text
pengaruh ektrak daun serai sebagai bahan alami sabun untuk menurunkan angka kuman pada piring
"
Kontaminasi mikroba pada peralatan makan seperti piring dapat menjadi sumber penyebaran penyakit. Salah satu upaya pencegahan adalah dengan mencuci menggunaan sabun yang memiliki sifat antibakteri seperti sabun yang telah di campurkan ekstrak daun serai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun serai (Cymbopogon citratus) sebagai sabun alami terhadap penurunan angka kuman pada piring. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental dengan desain pre-test dan post-test. Perlakuan dilakukan terhadap empat konsentrasi (4%, 6%, 8%, dan 10%) serta satu Kontrol, masing-masing melibatkan 15 piring dengan 3 kali pengulangan. Pengamatan dilakukan selama < 10 menit. Hasil setelah perlakuan menunjukkan pada konsetrasi 4% rata-rata jumlah koloni bakteri sebesar 102,6%, pada konsentrasi 6% dengan rata-rata jumlah koloni bakteri 79%, pada konsetrasi 8% dengan rata-rata jumlah koloni bakteri 67,6%, pada konsentrasi 10% dengan rata-rata jumlah koloni bakteri 54,6%. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji T Berpasangan diketahui bahwa Konsentrasi 6% menunjukkan efektivitas tertinggi dengan penurunan rata-rata jumlah koloni bakteri menjadi 79% koloni. Dengan demikian, ekstrak daun serai dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami sabun pencuci piring yang efektif menurunkan angka kuman, khususnya pada konsentrasi 6%. Penambahan ekstrak daun serai yang paling efektif menurunkan angka kuman pada piring adalah pada konsentrasi 6%. Penggunaan bahan alami seperti daun serai dapat menjadi alternatif ramah lingkungan dalam meningkatkan kebersihan peralatan makan.
Kata kunci: Ekstrak Daun Serai (Cymbopogon citaratus), Antibakteri, Sabun Cuci Piring.
"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain