Text
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK SECARA KUANTITATIF DENGAN MENGGUNAKAN METODE ATC/DDD PADA RESEP PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK ACEH
"Pasien rawat jalan adalah pasien yang datang untuk mendapatkan perawatan dan diperbolehkan pulang setelah selesai konsultasi dengan dokter tanpa harus menginap di rumah sakit. Ketika pasien rawat jalan mendapat antibiotik, maka pengawasan terhadap penggunaan obat tidak dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan. Saat dirumah tidak ada yang mengetahui bagaimana pasien meminum obat kecuali dirinya sendiri. Tidak ada yang tahu apakah antibiotik yang diminum dihabiskan atau tidak. Penggunaan antibiotik yang berlebihan dan tidak rasional dapat menyebabkan potensi munculnya resistensi semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana penggunaan antibiotik secara kuantitatif dengan menggunakan metode ATC/DDD (Defined Daily Dose) pada resep pasien di Instalasi Rawat Jalan. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional dan deskriptif. Pengambilan sampel bersifat retrospektif dengan teknik total sampling pada resep-resep yang menggunakan antibiotik di Rumah Sakit Ibu dan Anak Aceh pada bulan Juni 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pemakaian antibiotik terbanyak adalah gentamisin salep, nilai DDD tertinggi yakni sebesar 280 pada antibiotik gentamisin, dan diagnosa terbanyak adalah allergic contact dermatitis, unspecitied cause. Nilai DDD jika diurutkan berdasarkan jumlah DDD tertinggi hingga terendah secara berturut-turut adalah gentamicin, cefixime, azithromycin, dan cefadroxi
Kata Kunci : Evaluasi, Antibiotik, Kuantitatif, ATC/DDD, Rawat Jalan"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain