Text
PENGARUH PROPORSI PURE LABU KUNING (Cucurbita moschata) DAN TEPUNG BERAS MERAH (Oryza nivara) TERHADAP DAYA TERIMA DAN KANDUNGAN GIZI PADA CENDOL
"ABSTRAK
Latar Belakang: Cendol merupakan minuman yang terbuat dari tepung beras putih dan hunkwe,
namun rendah serat dan vitamin untuk meningkatkan nilai gizi cendol dengan menambahkan bahan
pangan lokal seperti labu kuning dan tepung beras merah yang tinggi karbohidrat, serat, antioksidan,
vitamin dan mineral.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh Proporsi pure labu kuning dan tepung beras merah terhadap
daya terima dan Uji Proksimat pada cendol.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap non faktorial 3
perlakuan dan 3 pengulangan. Uji organoleptik dilakukan pada bulan Januari 2025 di Laboratorium
Organoleptik terhadap 30 panelis, sedangkan uji kimia di Labaratorium Analisis Pangan dan Hasil
Pertanian Universitas Syiah Kuala. Analisis data menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan.
Hasil: Hasil uji organoleptik cendol berpengaruh nyata terhadap rasa 3.51 (agak suka) dan warna
3.32 (agak suka), tidak berpengaruh nyata pada aroma 3.01 (agak suka) dan tekstur 3.25 (agak suka).
Uji proksimat menunjukkan kadar air tertinggi 66.31%, kadar abu tertinggi 1.54%, kadar lemak
tertinggi 0.93%, kadar protein tertinggi 7.75%, kadar serat tertinggi 2.90% dan kadar karbohidrat
tertinggi 37.19%.
Kesimpulan: Proporsi pure labu kuning dan tepung beras merah pada cendol berpengaruh nyata
terhadap rasa dan warna namun berpengaruh tidak nyata terhadap aroma dan tekstur. Hasil uji kimia
menunjukkan bahwa kadar air, kadar abu, lemak, protein, serat dan karbohidrat berpengaruh nyata.
Saran: Disarankan pada penelitian selanjutnya menggunakan tepung labu kuning untuk pembuatan
minuman dan Uji Organoleptik menggunakan panelis ahli.
Kata Kunci: Cendol, Tepung Beras Merah, Pure Labu Kuning, Uji Organoleptik, Uji Proksimat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain