SKRIPSI
PENGARUH WAKTU PENGASAPAN IKAN GABUS DENGAN SUMBER ASAP SABUT KELAPA TERHADAP JUMLAH MIKROORGANISME DAN UJI SIFAT ORGANOLEPTIK
Pengaruh Waktu Pengasapan Ikan Gabus Dengan Sumber Asap Sabut Kelapa Terhadap Jumlah Mikroorganisme dan Sifat Organoleptik
Zahratul Idamy1,Abdul Hadi2
ABSTRAK
Latar Belakang : Ikan asap merupakan salah satu produk olahan yang digemari konsumen baik di
Indonesia maupun di mancanegara karena rasanya yang khas dan aroma yang sedap spesifik. Proses pengasapan ikan di Indonesia pada mulanya masih dilakukan secara tradisional menggunakan peralatan yang sederhana serta kurang memperhatikan aspek sanitasi dan hygienis sehingga dapat memberikan dampak bagi kesehatan dan lingkungan. Kelemahan-kelemahan yang ditimbulkan oleh pengasapan tradisional antara lain kenampakan kurang menarik (hangus sebagian), kontrol suhu sulit dilakukan dan mencemari udara (polusi). (Kadir, 2013).
Metodelogi Penelitian : Penelitian ini bersifat eksperimental dengan rancangan percobaan yang
digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah melihat Pengaruh waktu pengasapan 3 Jam, 4 jam dan 5 jam ikan gabus dengan sumber asap sabut kelapa terhadap jumlah miokroorganisme dalam ikan asap dan sifat organoleptik ikan asap meliputi penampakan, tekstur, warna dan aroma. Uji organoleptik, uji mikroorganisme dilakukan analisis dengan Anova. Jika ada perbedaan yang nyata antar perlakuan maka akan dilanjutkan dengan uji seperti Duncan’s.
Alat dan Bahan : bahan (Ikan gabus, sabut kelapa dan garam). Alat yg di perlukan untuk uji total Plate count ( Medium Nutrien Agar (NA), Aquades Steril, Alkohol 70 % ).
Hasil Penelitian : Ikan asap dengan waktu pengasapan 3 jam panelis rata-rata memberikan penilaian agak suka terhadap aroma (3,57), Rasa (3,43), tekstur (3,59), dan warna (3,68). Sedangkan pengasapan ikan asap dengan waktu pengasapan selama 4 jam panelis memberi penilaian aroma (3,92), Rasa (4,00), tekstur (4,00), dan warna (4,00). Waktu pengasapan selama 5 jam panelis rata-rata memberikan penialaian agak suka terhadap aroma, rasa, tekstur dan warna. Jumlah mikroorganisme pada waktu pengasapan 3 jam adalah 179x101, jumlah mikroorganisme pada waktu pengasapan 4 jam adalah 56x102, dan jumlah mikroorganisme pada waktu pengasapan 5 jam adalah 25x103.
Kesimpulan : Waktu pengasapan 3 jam dan 4 jam berpengaruh nyata terhadap jumlah mikroorganisme ikan gabus dengan sumber asap sabut kelapa. Sedangkan waktu pengasapan 5 jam
dapat disimpulkan bahwa tidak memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah mikroorganisme pada
ikan gabus.Waktu pengasapan 3 jam, 4 jam dan 5 jam berpengaruh nyata terhadap uji sifat
organoleptik (warna, aroma, tekstur dan rasa).
Saran : Diharapkan kepada penelitian selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan metode
pengasapan yang berbeda
Kata Kunci : Pengasapan, Ikan Gabus, Sabut Kelapa, Uji Organoleptik, Uji Mikroorganisme
1 Mahasiswa Jurusan DIV Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh
2 Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh
Tidak tersedia versi lain