Text
PENGARUH SUBTITUSI TEPUNG DAUN KELOR PADA BAKSO DAGING SAPI TERHADAP DAYA TERIMA, KADAR PROKSIMAT DAN KADAR SERAT
PENGARUH SUBTITUSI TEPUNG DAUN PADA BAKSO DAGING SAPI TERHADAP DAYA TERIMA, KADAR PROKSIMAT DAN KADAR SERAT
Wilda Hanum 1, Rosi Novita 2
ABSTRAK
Latar Belakang: Bakso merupakan salah satu bentuk makanan jajanan yang terbuat dari bahan utama daging baik daging sapi, daging ayam dan daging ikan.
Pengolahan bakso pun terus mengalami modifikasi mulai dari penambahan tepung
tempe, tahu, keju, dan sayuran, Salah satunya tepung daun kelor.Secara umum
tepung daun kelor merupakan salah satu pilihan dalam pencegahan anemia.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun kelor
terhadap daya terima, kadar proksimat dan kadar serat bakso.
Metode: Penelitian ini bersifat eksperimental. Lokasi penelitian Laboratorium
Organoleptik Jurusan Gizi pada Tanggal 23 Mei 2023 dan Laboratorium Ilmu
Nutrisi dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala pada
tanggal 23-31 Mei 2023. Analisis data menggunakan Anova.
Hasil Penelitian: Penambahan tepung daun kelor 5 gram, 10 gram dan 15 gram
berpengaruh nyata terhadap sifat organoleptik dengan taraf signifikan (P value <
0,05). Rata-rata panelis memberikan penilaian agak suka terhadap rasa, aroma,
warna dan tekstur pada bakso daging sapi. Hasil analisis kadar karbohidrat lemak,kadar abu. air paling tinggi ada pada perlakuan A dengan subtitusi tepung daun kelor sebanyak 5 gram dan untuk anilisis kadar protein dan kadar serat hasil tertinggi berada pada perlakuan C subtitusi tepung daun kelor sebanyak 15 gram.
Kesimpulan: Penambahan tepung daun kelor berpengaruh nyata terhadap warna,
aroma, rasa, tekstur, protein, lemak dan serat pada bakso daging sapi dan untuk
kadar abu, kadar air dan kadar karbohidrat tidak berpengaruh nyata pada bakso
daging sapi.
Saran : Perlu peningkatan penggunaan tepung daun kelor agar mendapatkan nilai
gizi yang lebih tinggi dan dapat meningkatkan minat panelis.
Kata Kunci: bakso daging sapi, tepung daun kelor, uji organoleptik, uji
proksimat dan kadar serat.
1 Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Gizi Dan Dietetika, Jurusan Gizi ,
Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh
2 Dosen Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh
Tidak tersedia versi lain