SKRIPSI
ANALISIS ORGANOLEPTIK DAN KANDUNGAN VITAMIN C SERTA LEMAK PADA TIMPHAN ALPUKAT (PERSEA AMERICANA MILL)
ANALISIS ORGANOLEPTIK DAN KANDUNGAN VITAMIN C SERTA LEMAK PADA TIMPHAN ALPUKAT (PERSEA AMERICANA MILL)
Tiara Irsya Arfitri¹,Wiqayatun Khazanah²
ABSTRAK
Latar Belakang: Alpukat (Persea americana mill) merupakan tanaman yang berasal dari Amerika tengah yang beriklim tropis dan telah menyebar hampir ke seluruh Negara subtropis termasuk Negara kita yaitu Indonesia dan merupakan salah satu buah yang banyak digemari masyarakat karena rasanya yang enak dan juga memiliki kandungan gizi yang kaya manfaat seperti antioksidan. Buah alpukat yang sudah masak mengandung asam amino (Tritofan, Lisin), Kalsium, Fosfor, Besi, Tanin, Belerang, Lemak, Vitamin A, Vitamin B, dan juga Vitamin C. Buah alpukat dapat diolah menjadi cemilan salah satunya adalah timphan. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penambahan alpukat 50 gr, 150 gr dan 250 gr terhadap sifat organoleptik dan kandungan vitamin C serta lemak pada timphan Alpukat (Persea americana Mill) Metode Penelitian: Jenis penelitian bersifat eksperimental dengan rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan pengulangan sebanyak 3 kali. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan ANOVA (Analisis Of Varians) dan uji lanjut Duncan’ multiple test. Hasil: Penambahan buah alpukat 50 gr, 150 gr dan 250 gr berpengaruh nyata terhadap sifat organoleptik. Formulasi yang disukai panelis terhadap warna dan aroma timphan ada pada perlakuan T3, formulasi yang disukai panelis terhadap tekstur timphan ada pada perlakuan T2 sedangkan formulasi yang disukai panelis terhadap rasa timphan ada pada perlakuan T1. Dan terdapat perbedaan hasil terhadap kandungan vitamin C dan lemak. Kesimpulan: Terdapat perbedaan hasil uji kimia pada penambahan alpukat 50 gr, 150 gr dan 250 gr terhadap kandungan vitamin C dan lemak, serta ada pengaruh yang nyata terhadap sifat organoleptik pada timphan (p value < 0,05). Saran: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, saran yang dapat disampaikan yaitu : Untuk rasa, disarankan hindari penggunaan alpukat yang muda atau kurang matang karena akan menimbulkan rasa pahit. Untuk tekstur, jika menggunakan alpukat dalam jumlah yang banyak disarankan mengurangi penggunaan santan karena akan membuat tekstur menjadi lembik dan perlu adanya penelitian lebih lanjut tentang sifat kimia terhadap timphan dengan penambahan alpukat (Persea americana mill).
Kata Kunci: Alpukat, Timphan, Uji Kimia, Uji Organoleptik.
Tidak tersedia versi lain