SKRIPSI
STUDI LITERATUR FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK BALITA TAHUN 2020
M.Ronny Pratama Chaniago1, Zulfikar2
1 Mahasiswa Prodi D-IV Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh
2 Dosen Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh
Abstrak
Penyakit diare merupakan sesuatu penyakit endemis di Indonesia
khususnya kelompok umur balita. Faktor meningkatkan resiko diare pada balita seperti faktor lingkungan yang meliputi pengolahan sampah, saluran limbah maupun sumber air. Pengolahan sampah tidak tidak memenuhi syarat menyebabkan terjadinya diare pada balita, vektor lalat yang hinggap disampah atau limbah kemudian hinggap pada makanan. Apabila seseorang menggunakan air yang sudah tercemar, selain itu kebiasaan tidak mencuci tangan pada saat memasak makanan atau sesudah Buang Air Besar (BAB) akan memunkinkan terkontaminasi langsung. Tujuan penelitian yaitu mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif yang bersifat studi pustaka (library research) yang menggunkan buku-buku dan literatur-literatur lainnya sebagai objek yang utama.Hasil penelitian menunjukan bahwa Ada hubungan penggunaan air bersih p=0,00, Ada hubungan mencuci tangan dengan air bersih dan sabun p=0,00. Ada hubungan penggunaan jamban sehat p=0,04. Ada hubungan penyimpanan makanan p=0,05. Ada hubungan pengelolaan sampah p=0,00. Ada hubungan pemberian ASI ekslusif p=0,00 dengan kejadian diare pada balita. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan penggunaan air bersih, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, penggunaan jamban sehat, penyimpanan makanan, pengelolaan sampah, pemberian ASI ekslusif dengan kejadian diare pada balita. Diharapkan kepada masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari seperti menggunakan air bersih untuk kebutuhan keluarga, gunakan air yang telah dimasak untuk kebutuhan balita untuk mencegah terjadinya diare.
.
Kata kunci : Faktor Kejadian Diare, Balita.
Tidak tersedia versi lain