SKRIPSI
STUDI LITERATUR EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH LEUNCA (Salonum ningrumL.) TERHADAP KEMATIAN VEKTOR NYAMUKTAHUN 2020
STUDI LITERATUR EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH LEUNCA (Salonum ningrumL.) TERHADAP KEMATIAN VEKTOR NYAMUKTAHUN 2020
Imanuna1, Wiwit Aditama2
1 Mahasiswa Prodi D-IV kesehatan lingkungan Poltekkes kemenkes Aceh
2 Dosen Jurusan kesehatan lingkungan Poltekkes kemenkes Aceh
ABSTRAK
Latar belakang : Salah satu cara pemberantasan nyamuk yang sering digunakan adalah dengan menggunakan insektisida. Penggunaan insektisida kimiawi yang bertujuan untuk membunuh nyamuk dewasa juga menimbulkan permasalahan tersendiri yaitu timbulnya resistensi nyamuk dan efek toksik pada manusia.
diperlukan insektisida alternatif yang lebih aman terhadap lingkungan yang berasal dari tanaman. Salah satunya dengan menggunakan ekstrak buah leunca (Salonum nigrum L). Buah leunca (Salonum nigrum L) mengandung salonin dan solasonin yang bersifat beracun bagi hewan. Tujuannya Untuk mengetahui pengaruh penggunaan ekstrak buah leunca (Salonum nigrum L.) terhadap kematian vektor nyamuk dengan kajian jurnal. Metode penelitian : Jenis penelitian adalah studi pustaka (library research) yang menggunakan jurnal-jurnal literatur sebanyak enam jurnal dari tahun 2009-2017. Hasil : Hasil dari referensi satu di dapatkan dari kelima spesies mencatat kematian 100% pada bioassay larva pada 1000 ppm untuk ekstrak heksana buah kering, sedangkan untuk ekstrak air adalah 13-39 kali lipat lebih tinggi dari nilai ekstrak heksana buah kering. Dari refereni kedua menunjukan hasil bahwa tanaman leunca (Salonum nigrum L.) menunjukan aktivitas yang signifikan dan dapat dianggap sebagai agen larvasida yang alami. Refereni ketiga didapatkan rata-rata kematian nyamuk Aedes aegpty 80% dan nyamuk Anophele aconitus 40%. Referensi keempat rata-rata angka kematian lalat dengan konsentrai 40%. Pada referensi kelima menunjukan spermatozoa pada tikus putih semakin menurun dengan peningkatan dosis. Kesimpulan : Ekstrak buah leunca (Salonum nigrum L ) memiliki efek insektisida terhadap nyamuk Anopheles culicifacies spesies A dan spesies C, Anopheles stephensi, Anopheles aconitus, Culex quinquefasciatus dan aedes aegypti, lalat dan tikus putih.
Tidak tersedia versi lain