Karya Tulis Ilmiah
UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL BIJI MELINJO (Gnetum gnemon L) TERHADAP KEMATIAN LARVA NYAMUK CULEX Sp
ABSTRAK
Penggunaan bahan kimiawi sebagai larvasida dalam jangka waktu lama dapat
menyebabkan resistensi pada nyamuk dan pencemaran lingkungan. Biji melinjo
(Gnetum gnemon L.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung senyawa
alkaloid, flavonoid, dan saponin yang dapat memberikan efek larvasida yang bersifat
aman bagi lingkungan. Penelitiaan ini bertujuan untuk menguji efek ekstrak etanol
biji melinjo (Gnetum gnemon L.) terhadap kematiaan larva nyamuk Culex Sp, serta
konsentrasi efektif yang menyebabkan 50% kematian larva. Penelitian ini
menggunakan Rancangan Acak lengkap (RAL) dengan 4 konsentrasi ekstrak etanol
biji melinjo (Gnetum gnemon L.) yaitu 0,25%, 0,50%, 0,75%, dan 1% serta air sumur
sebagai kontrol negatif. Berdasarkan Persentase kematian larva Culex Sp pada kontrol
negatif adalah 0%, pada konsentrasi 0,25% adalah 54%, pada konsentrasi 0,50%
adalah 72%, pada konsentrasi 0,75% adalah 88% dan pada konsentrasi 1% adalah
100%. Nilai LC50 adalah 0,254%. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa biji melinjo
memiliki efek larvasida terhadap larva nyamuk Culex Sp instar III.
Kata kunci : Biji melinjo (Gnetum gnemon L.) Culex Sp, larvasida, Lc50.
Tidak tersedia versi lain