Karya Tulis Ilmiah
UJI DAYA ANTELMINTIK PERASAN DAUN KEMANGI(Ocimum basilicum Linn) TERHADAP CACING GELANGAYAM (Ascaridia galli) SECARA IN VITRO
ABSTRAK
Antelmintik adalah obat yang dapat mematikan atau melumpuhkan cacingdalam usus manusia atau hewan sehingga cacing dapat dikeluarkan bersamadengan kotoran. Daun kemangi (Ocimum basilicum L.) mengandung zat seperti
flavonoid, steroid, saponin, alkaloid, fenol, dan tanin yang berkhasiat sebagaiantelmintik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengaruh perasandaun kemangi (Ocimum basilicum L.) dapat mengakibatkan mortalitas terhadapcacing Ascaridia galli secara in vitro, dengan konsentrasi 20, 40, dan 60 mg/mL.Kontrol negatif menggunakan NaCl 0,9% sedangkan kontrol positif menggunakanpirantel pamoat 0,5%. Cacing Ascaridia galli sebanyak 25 ekor dibagi menjadi 5kelompok perlakuan dengan pengamatan setiap 12 jam selama 36 jam pada inkubator dengan suhu 37ºC. Setiap 12 jam sekali cacing Ascaridia galli yangsudah tidak bergerak lagi dicelupkan pada air hangat dengan suhu 50ºC, apabilasetelah dicelupkan cacing kembali bergerak maka inyatakan hanya mengalamiparalisis, namun apabila cacing tidak bergerak lagi maka hal tersebut dinyatakancacing telah mati. Perasan daun kemangi dengan konsentrasi 20 mg/mL; 40mg/mL; dan 60 mg/mL pasca inkubasi 12, 24, dan 36 jam sudah menyebabkan kematian. Hasil penelitian membuktikan perbedaan konsentrasi perasan daun kemangi tidak menunjukkan perbedaan jumlah mortalitas, karena jumlahkematian Ascaridia galli adalah sama yaitu 100% nilai ini lebih tinggidibandingkan nilai kematian pada kontrol negatif sehingga membuktikan bahwaperasan daun kemangi efektif berkhasiat sebagai antelmintik. Jumlah kematiancacing menunjukkan bahwa perasan daun kemangi mampu menimbulkan efekmempercepat waktu dan mempertinggi angka kematian sehingga perasan daunkemangi efektif berkhasiat sebagai antelmintik terhadap cacing Ascaridia galli.
Kata kunci : Antelmintik, Ascaridia galli, Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.)
Tidak tersedia versi lain