Karya Tulis Ilmiah
PERBANDINGAN UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOLDAUN JARAK PAGAR (Jatropha curcas L) TERHADAPBAKTERI Staphylococcus aureus BERDASARKANPERBEDAAN WARNA DAUN
ABSTRAK
Indonesia sangat kaya akan plasma nutfah berbagai jenis tanaman, sebagaibahan baku obat-obatan. Keadaan ini dapat membantu upaya dalam mengatasi infeksikulit yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus. Salah satu upaya untukmengatasi infeksi tersebut dengan menggunakan daun jarak pagar. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan warna daun terhadap aktivitasbakteri Stapylococcus aureus. Penelitian ini bersifat eksperimental denganmenggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dibagi dengan 3 perlakuansebanyak 8 kali pengulangan. Uji mikrobiologi menggunakan metode difusi cakram.Hasil analisa kadar klorofil menunujukkan bahwa daun jarak pagar hijau (33,859
mg/L) lebih tinggi kadar klorofil dibandingkan daun jarak pagar kuning(21,534mg/L). Hasil dari uji Anova menunjukkan bahwa perbedaan warna daun sangatberpengaruh dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus(P=0,000). Hasil uji lanjut Duncan daun jarak pagar hijau (10,06 mm) dan daun jarakpagar kuning (17,62 mm) menunjukkan perbedaan yang nyata antara ekstrak daunjarak pagar hijau dengan ekstrak daun jarak kuning. Dapat disimpulkan bahwa daunjarak pagar kuning memiliki daya hambat yang lebih besar dibandingkan dengandaun jarak pagar hijau.
Kata kunci : Antibakteri, Ekstrak Jarak pagar, Staphylococcus aureus.
Tidak tersedia versi lain