Karya Tulis Ilmiah
PENGARUH MENYIRIH TERHADAP STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT
PENGARUH MENYIRIH TERHADAP STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT
Kharidah munawwirah
ABSTRAK
Kebiasaan mengunyah sirih mempunyai beberapa efek buruk yang sangat merugikan karena penggunaan kapur di dalam ramuan sirih yang menyebabkan suasana basa di dalam mulut, sehingga dapat terjadinya penumpukan kalkulus. Silikat yang terdapat di dalam daun tembakau dan pengunyahan dalam waktu lama berangsur-angsur akan mengikis elemen gigi sampai gingiva. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh menyirih terhadap status kebersihan gigi dan mulut. Jenis penelitian pada penyusun karya tulis ilmiah ini adalah rancangan studi pustaka. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data-data hasil penelitian terdahulu dan sumber literatur yang membahas tentang pengaruh menyirih terhadap status kebersihan gigi dan mulut
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang yang menyirih sangat berpotensi untuk terjadinya penyakit periodontal, yang disebabkan rendahnya kebersihan gigi dan mulut pada penyirih. Penumpukan plak dan kalkulis pada penyirih lebih cepat, disebabakan dari komposisi menyirih. Menyirih dapat mempengaruhi tingkat kebersihan gigi dan mulut. Frekuensi menyirih memiliki efek signifikan terhadap pembentukan plak dan kalkulus, serta terjadinya stain pada gigi. Sebaiknya seseorang yang memiliki kebiasaan menyirih agar secara berkala membersihkan karang gigi ke dokter gigi/ puskesmas 6 bulan sekali.
Kata kunci: Menyirih, Status Kebersihan Gigi Dan Mulut
Tidak tersedia versi lain