SKRIPSI
FORMULASI BAKSO DAGING SAPI DENGAN PENAMBAHAN RUMPUT LAUT SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN TINGGI SERAT DAN YODIUM
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STUNTING PADA ANAK BALITA DI KECAMATAN SIMPANG ULIM
ACEH TIMUR (ANALISIS DATA SEKUNDER BASELINE DATA MAHASISWA JURUSAN GIZI 2019)
Muhammad Hafifuddin Zuhri1, Iskandar2
ABSTRAK
Latar belakang : Masalah stunting merupakan salah satu permasalahan gizi yang dihadapi di dunia, khususnya di Negara – Negara miskin dan berkembang. Berdasarkan hasil penilaian status gizi tahun 2019. Gambaran status gizi balita TB/U atau PB/U secara nasional kategori stunting mencapai 30,8% di Provinsi Aceh prevalensi balita stunting mencapai 37,3%. Kabupaten Aceh Timur memiliki angka prevalensi tinggi yaitu 43,6%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur faktor yang berhubungan dengan stunting.
Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik dengan desain pendekatan crosssectional study dengan jumlah sampel 326 anak balita berdasarkan analisis data PBL oleh mahasiswa semester 6 prodi D-IV Gizi tahun 2019 di 12 desa Kecamatan Simpang Ulim Kabupaten Aceh Timur. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu BBL, PBL, riwayat imunisasi, pengetahuan gizi ibu dan perilaku ibu tentang gizi, sedangkan variabel terikat yaitu stunting. Analisa data yang digunakan adalah uji ChiSquare.
Hasil: Tidak ada hubungan antara berat badan lahir (p=0,529), riwayat imunisasi (p=0,882), pengetahuan gizi ibu (p=0,415), perilaku ibu tentang gizi (p=0,429) dengan kejadian stunting pada balita, sedangkan panjang badan lahir memiliki hunungan (0,003)
Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara berat badan lahir, riwayat imunisasi,pengetahuan gizi ibu dan perilaku ibu dengan kejadian stunting pada balita, sedangkan panjang badan lahir memiliki hubungan.
Kata kunci: Stunting, Faktor Penyebab, Anak
1. Mahasiswa Program Studi D-IV Gizi, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh.
2. Dosen Jurusan Gizi, Politekknik Kesehatan Kemenkes Aceh.
Tidak tersedia versi lain