SKRIPSI
HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN, ZAT BESI, DAN VITAMIN C DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA MAHASISWI GIZI POLTEKKES KEMENKES ACEH
HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN, ZAT BESI, DAN VITAMIN C DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA MAHASISWI GIZI POLTEKKES KEMENKES ACEH
Cut Nabila Sadrina1, Nunung Sri Mulyani2
ABSTRAK
Latar belakang:Remaja putri berisiko lebih tinggi terkena anemia dibandingkan dengan remaja laki-laki karena setiap bulan mengalami siklus menstruasi dan memiliki kebiasaan makan yang salah seperti kurangnya asupan protein, asupan zat besi dan asupan vitamin C yang berperan penting mencegah anemia. Tujuannya untuk mengetahui hubungan asupan protein, zat besi, dan vitamin C dengan kejadian anemia pada mahasiswi Poltekkes Kemenkes Aceh. Metode penelitian: Jenis penelitian ini menggunakan metode Cross sectional pada bulan Januari 2020 di Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh. Proses pengumpulan data asupan protein, asupan zat besi dan asupan vitamin C menggunakan kuesioner SQ-FFQ
dan dihitung dengan software nutrisurvey sementara Hb menggunakan alat Easy touch. Data diolah dengan uji statistik Chi-Square. Hasil:Sebagian besar mahasiswi memiliki asupan protein dengan kategori cukup yaitu48sampel (84,2%), Asupan zat besi kurang yaitu 49 sampel (86%), dan Asupan vitamin C cukup yaitu 32 sampel (56,1%).
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein dengan kejadian anemia, sedangkan asupan zat besi dan vitamin C tidak berhubungan dengan kejadian anemia
Saran:Diharapkan kepada mahasisiwi D-IV Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh dapat meningkatkan asupan protein, zat besi dan vitamin C untuk mencegah terjadinya anemia
Tidak tersedia versi lain