SKRIPSI
PENGARUH PENAMBAHAN BAYAM (Amaranthus SPP) TERHADAP NILAI GIZI DAN ORGANOLEPTIK NUGGET AMPAS TAHU
PENGARUH PENAMBAHAN BAYAM (Amaranthus Spp) TERHADAP NILAI GIZI DAN ORGANOLEPTIK NUGGET AMPAS TAHU
Alfiatur Rahmi 1, Wiqayatun Khazanah 2
ABSTRAK
Latar belakang: Penggunaan bayam berupaya meningkatkan nilai gizi dalam suatu makanan, karena bayam mempunyai nilai gizi yang tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan. Selama ini ampas tahu dianggap sebagai limbah dan dipandang sebelah mata dan hanya dijadikan sebagai pakan ternak. Alternatif lain adalah dengan melakukan proses pengolahan menjadi nugget ampas tahu.
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh penambahan bayam 100 gr, 200 g, 300 gr terhadap sifat organoleptik dan sifat kimia nugget ampas tahu.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimental. Lokasi uji organoleptik di SDN Unggul Lampeunerut dan dilanjutkan dengan uji di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.
Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil sidik ragam didapat bahwa pada warna nugget ampas tahu dengan nilai rata-rata paling tinggi yaitu 3,65, pada aroma didapat nilai rata-rata paling tinggi yaitu 3,74 pada rasa didapat nilai rata-rata paling tinggi 3,70, pada tekstur didapat nilai rata-rata paling tinggi 3,82 pada nilai gizi kadar protein didapat nilai rata-rata paling tinggi yaitu 5,99, pada nilai kadar serat kasar didapat nilai rata-rata paling tinggi 4,71, pada nilai kadar air yang paling tinggi
52,80.
Kesimpulan: Penambahan bayam berpengaruh yang nyata terhadap sifat organoleptik warna, aroma, rasa dan tekstur dan tidak berpengaruh nyata terhadap sifat kimia protein, serat dan air.
Saran : penelitian lanjutan dengan penambahan komposisi bahan karena kadar protein, kadar seratkasar dan kadar air nugget ampas tahu ini masih dibawah nilai standart SNI.
Kata Kunci : Nugget, Ampas tahu, Bayam, Organoleptik
Tidak tersedia versi lain