Karya Tulis Ilmiah
PENGARUH PENAMBAHAN AMPAS WORTEL DAN NANAS TERHADAP DAYA TERIMA FRUIT LEATHER
PENGARUH PENAMBAHAN AMPAS WORTEL DAN NANAS TERHADAP DAYA TERIMA FRUIT LEATHER
INDAH BUDIARTI
ABSTRAK
Latar Belakang : Fruit leather merupakan sejenis manisan kering yang berbentuk lembaran tipis dengan ketebalan sekitar 2-3 mm dengan kadar air 10-25%, serta mempunyai konsistensi dan cita rasa khas suatu jenis buah.. Fruit leather umumnya terbuat dari buah-buahan seperti nanas, apel, mangga, sirsak, dan lainnya. Pemanfatan ampas wortel sebagai bahan pembuatan fruit leather masih jarang. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh penambahan ampas wortel dan nanas terhadap daya terima fruit leather. Rancangan Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk melihat daya terima organoleptik fruit leather dengan penambahan ampas wortel dan nanas. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2020 di Gampong Lheu Blang Kecamatan Darul Imarah Kab. Aceh besar. Menggunakan panelis tidak terlatih sebanyak 30 orang dan analis data yang digunakan uji anova. Hasil Penelitian : Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa rata-rata panelis memberikan tanggapan suka terhadap warna fruit leather dengan penambahan ampas wortel 37,5% & nanas 62,5% (F1) dan ampas wortel 50% & nanas 50% (F2). Sedangkan pada warna fruit leather dengan penambahan ampas wortel 62,5% & nanas 37,5% (F3) rata-rata panelis memberikan tanggapan agak suka. Untuk rasa fruit leather rata-rata panelis memberikan tanggapan suka terhadap rasa fruit leather dengan penambahan ampas wortel 37,5% & nanas 62,5% (F1) , sedangkan pada rasa fruit leather dengan penambahan ampas wortel 50% & nanas 50% (F2) dan ampas wortel 62,5% & nanas 37,5% (F3) rata-rata panelis memberikan tanggapan agak suka. Untuk aroma fruit leather rata-rata panelis memberikan tanggapan agak suka terhadap aroma fruit leather dengan penambahan ampas wortel 37,5% & nanas 62,5% (F1) , sedangkan pada aroma fruit leather dengan penambahan ampas wortel 50% & nanas 50% (F2) dan ampas wortel 62,5% & nanas 37,5% (F3) rata-rata panelis memberikan tanggapan suka. Untuk tekstur fruit leather rata-rata panelis memberikan tanggapan suka terhadap tekstur fruit leather dengan penambahan ampas wortel 37,5% & nanas 62,5% (F1) dan ampas wortel 50% & nanas 50% (F2). Sedangkan pada tekstur fruit leather dengan penambahan ampas wortel 62,5% & nanas 37,5% (F3) rata-rata panelis memberikan tanggapan agak suka.
Kesimpulan : Penambahan ampas wortel dan nanas berpengaruh nyata terhadap warna fruit leather dan berpengaruh tidak nyata terhadap rasa, aroma, tekstur fruit leather.
Saran : Gunakan media pengeringan yang berbeda seperti oven untuk mempercepat proses pengeringan. Kata kunci : Ampas wortel, nanas, fruit leather, daya terima, organoleptik.
Daftar Bacaan :Jurnal, Buku, Internet (24 bacaan 2000-2017)
Tidak tersedia versi lain