Repository Unit Perpustakaan Terpadu

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ANALISIS KADAR KAFEIN PADA COKELAT KEMASAN YANG DIJUAL DAERAH PANGO RAYA SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
Penanda Bagikan

Text

ANALISIS KADAR KAFEIN PADA COKELAT KEMASAN YANG DIJUAL DAERAH PANGO RAYA SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

ARIFAH DILLA / P07139022007 - Nama Orang;

ANALISIS KADAR KAFEIN PADA COKELAT KEMASAN YANG DIJUAL DI DAERAH PANGO RAYA SECARA
SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS



ABSTRAK

Biji kakao (Theobroma Cacao L) merupakan bahan utama dalam proses
pembuatan produk cokelat. Kafein adalah salah satu jenis alkaloid dari golongan
xantin yang terdapat dalam biji kopi, daun teh, dan biji cacao (Theobroma Cacao
L).Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar kafein dalam dalam cokelat
kemasan yang dipasarkan di daerah Pango Raya dengan metode spektrofotometri
UV-Vis. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, yang bertujuan
untuk mengindentifikasi kadar kafein melalui spektrofotometri UV-Vis pada
panjang gelombang 273 nm. Kadar kafein perlu disesuaikan dengan ketentuan
batas maksimum SNI 01-7152-2006, dimana batas tertinggi kafein dalam
makanan dan minuman adalah 150 mg/hari dan 50 mg/sajian. Penelitian ini
menggunakan 4 sampel cokelat kemasan. Kandungan kafein tertinggi ditemukan
pada cokelat B, lalu cokelat A, C dan terendah terdapat pada sampel D. Cokelat B
memiliki kandungan kafein sebesar 10-50 mg/hari persajian dalam 100% bubuk
cokelat dengan kadar 5-25 mg bubuk yang dikonsumsi 2 kali sehari. Cokelat A
memiliki kandungan kafein sebesar 8-40 mg/hari persajian dalam 80% bubuk
cokelat dengan kadar 5-25 mg bubuk yang dikonsumsi 2 kali sehari. Cokelat C
memiliki kandungan kafein sebesar 2-11,2 mg/hari persajian dalam 20% bubuk
cokelat dengan kadar 5-28 mg bubuk yang dikonsumsi 2 kali sehari. Cokelat D
memiliki kandungan kafein sebesar 1,4-7,84 mg/hari persajian dalam 14% bubuk
cokelat dengan kadar 5-28 mg bubuk yang dikonsumsi 2 kali sehari.

Kata kunci : kafein, cokelat, Spektrofotometri UV-Vis


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
Karyatulis Ilmiah Mahasiswa Prodi DIII Farmasi
No. Panggil
615 ARI a
Penerbit
Aceh Besar : Prodi DIII Farmasi Poltekkes Aceh., 2025
Deskripsi Fisik
xiv, 27 hal, 28-52 ilust, 21 x 29 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
615 ARI a
Tipe Isi
computer program
Tipe Media
computer
Tipe Pembawa
other (computer)
Edisi
-
Subjek
Pharmacy
Karyatulis Ilmiah Mahasiswa Prodi DIII Farmasi
Info Detail Spesifik
Karyatulis Ilmiah Mahasiswa Prodi DIII Farmasi
Pernyataan Tanggungjawab
ARIFAH DILLA / P07139022007
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • ANALISIS KADAR KAFEIN PADA COKELAT KEMASAN YANG DIJUAL DAERAH PANGO RAYA SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Repository Unit Perpustakaan Terpadu
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?