Text
Pemeriksaan Uji Kontaminasi Pada Masker Duckbill Yang Beredar Di Apotek Banda Aceh
Sejak Pandemik Covid-19 yang sudah berjalan selama 2 tahun dari tahun 2019 hingga sekarang, masyarakat dihimbau selalu menggunakan masker dalam beraktivitas. Bentuk visual varian masker unik-unik bermunculan, seperti masker bedah, masker kain, masker N 95, masker KN 95, dan masker duckbill. Disamping bentuk visual varian masker yang unik tersebut, perlu diketahui bagaimana uji kontaminasi dari masker yang sering digunakan masyarakat, salah satunya masker duckbill. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya mikroorganisme kontaminan yang terdeteksi pada masker duckbill. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode inokulasi dari media BHIB ke media NA dan metode deksriptif pada sekumpulan objek untuk melihat gambaran fenomena yang terjadi pada populasi tertentu. Data dianalisis berdasarkan hasil yang diperoleh dari uji evaluasi sediaan, sebanyak 3 kali pengulangan dengan mengambil 3 sampel masker duckbill yang beredar di apotek kota Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan sampel masker duckbill yang dibeli di 3 apotek yang berbeda, terkontaminasi bakteri. Hal tersebut dibuktikan pada metode inokulasi media NA terlihat tumbuhnya koloni bakteri. Dapat disimpulkan seluruh sampel masker duckbill yang digunakan terkontaminasi mikroorganisme.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain