Karya Tulis Ilmiah
PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAUN KEDONDONG PAGAR (Lannea coromandelica (Houtt.) Merr.) BERDASARKAN PERBEDAAN TEMPAT TUMBUH
PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAUN KEDONDONG PAGAR (Lannea coromandelica (Houtt.) Merr.) BERDASARKAN PERBEDAAN TEMPAT TUMBUH
ABSTRAK
Daun kedondong pagar (Lannea coromandelica (Houtt.)Merr.) merupakan tanaman obat yang secara empiris digunakan sebagai penutup luka, mengobati pembengkakan lokal dan nyeri tubuh. Perbedaan tempat tumbuh daun kedondong pagar dapat mempengaruhi metabolisme suatu metabolit sekunder. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui aktivitas antibakteri daun kedondong pagar di Desa Lampuuk dan di Desa Mata Ie terhadap Staphylococcus aureus dan Eschericia coli, serta untuk mengetahui perbedaan aktivitas antibakteri dari daun kedondong pagar di Desa Lampuuk dan di Desa Mata Ie terhadap Staphylococcus aureus dan Eschericia coli. Uji mikrobiologi menggunakan metode difusi, dengan 3 perlakukan dan 5 kali pengulangan. Pada pertumbuhan Staphylococcus aureus diameter zona hambat tertinggi adalah esktrak daun kedondong pagar di Desa Lampuuk yaitu 18,00 mm tidak berbeda nyata dengan esktrak daun kedondong di Desa Mata Ie yaitu 15,00 mm. Sedangkan pada pertumbuhan bakteri Eschericia coli diameter zona hambat tertinggi adalah esktrak daun kedondong pagar di Desa Lampuuk yaitu 15,20 mm tidak berbeda nyata dengan esktrak daun kedondong di Desa Mata Ie yaitu 14,20 mm. Hasil Uji Anova diketahui ekstrak daun kedondong pagar di Desa Lampuuk dan Desa Mata Ie berpengaruh dalam meghambat pertumbuhan Eschericia coli dan Staphylococcus aureus (P=0,000). Perbedaan tempat tumbuh daun kedondong pagar mempengaruhi hasil uji aktivitas antibakteri yang dinilai melalui zona hambat yang dihasilkan.
Kata kunci : daun kedondong pagar, perbedaan tempat tumbuh, zona hambat, Eschericia coli dan Staphylococcus aureus
Tidak tersedia versi lain