Text
Potensi Perasaan Daun Belimbing Wuluh (Averhoa Bilimbi l) Sebagai Antikoagulan Alternatif Secara Invitro
"Karies gigi merupakan masalah umum dalam kesehatan gigi dan mulut yang berdampak pada kualitas hidup, terutama pada kelompok usia muda. Kondisi ini masih banyak dijumpai di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas. Berdasarkan data rekam medis Poli Gigi Puskesmas Meuraxa Banda Aceh tahun 2024, terdapat 252 pasien dengan diagnosis karies gigi, terdiri dari 80 laki-laki (31,75%) dan 172 perempuan (68,25%). Kelompok usia terbanyak yaitu 15–44 tahun (47,62%) dan 6–14 tahun (23,02%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien karies gigi di Poli Gigi Puskesmas Meuraxa berdasarkan usia, jenis kelamin, pendidikan, status ekonomi, dan pekerjaan. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan teknik accidental sampling. Sampel sebanyak 38 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara. Hasil menunjukkan kategori tertinggi pada usia kanak-kanak (6–11 tahun) sebanyak 11 orang (28,9%), jenis kelamin perempuan sebanyak 28 orang (73,68%), pendidikan perguruan tinggi 12 orang (31,58%), belum berpenghasilan 24 orang (63,16%), dan pekerjaan sebagai pelajar 15 orang (39,47%). Kategori terendah terdapat pada usia ?65 tahun (2,6%), pendidikan SMK (2,63%), dan mahasiswa (2,63%). Disimpulkan bahwa kasus karies paling banyak terjadi pada perempuan usia anak-anak yang belum berpenghasilan dan berstatus pelajar. Diharapkan Puskesmas lebih aktif dalam memberikan edukasi dan masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut.
Kata Kunci: Karies gigi, karakteristik pasien, usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, status ekonomi."
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain