0,05. Formulasi suplementasi wortel terhadap rasa (P=0,000) menunjukkan pengaruh yang signifikan karena P-Value < 0,05. Kesimpulan : Hasil evaluasi organoleptik mengindikasikan bahwa suplementasi wortel tidak memberikan kontribusi yang signifikan terhadap parameter aroma, warna, dan tekstur (karena magnitude P > 0,05). Namun demikian, suplementasi wortel memberikan dampak yang substansial terhadap parameter rasa (karena magnitude P < 0,05). Saran : Berdasarkan temuan empiris pada tahap pemarutan wortel memerlukan durasi yang ekstensif disebabkan oleh dimensi alat parut yang kecil dan ketajaman yang suboptimal, disarankan proses pemarutan wortel menggunakan mesin pemarut otomatis agar lebih efisien prosesnya. Kata kunci : Timphan ubi kayu, Wortel, Uji organoleptik 1 Mahasiswa Program Studi D III Gizi, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh, E-Mail : tasyaketeng16gmail.com 2 Dosen Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh."" />