Text
Pemanfaatan Ekstrak Daun Jati (Tectona grandis) Sebagai Pengganti Eosin Pada Sediaan Mukosa Mulut Metode Diff-Quick
Pewarnaan merupakan tahap penting dalam pemeriksaan sitologi untuk memperjelas struktur sel, seperti inti dan sitoplasma. Salah satu pewarna sintetik yang umum digunakan adalah eosin. Namun, penggunaan eosin memiliki kelemahan seperti bersifat toksik, sulit terurai, dan tidak ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan ekstrak daun jati (Tectona grandis) sebagai pewarna alami pengganti eosin pada sediaan epitel mukosa mulut dengan metode pewarnaan Diff-Quick. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan dilakukan di Laboratorium Kimia Terapan Poltekkes Kemenkes Aceh pada Mei 2025. Ekstrak daun jati diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut methanol yang diasamkan dengan asam sitrat, dan digunakan dalam tiga konsentrasi: 20%, 10%, dan 5%. Sediaan epitel mukosa mulut diwarnai dengan pewarna alami tersebut, kemudian diamati secara mikroskopis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh konsentrasi ekstrak daun jati mampu mewarnai sitoplasma dan menunjukkan kontras yang jelas terhadap inti sel, setara dengan pewarnaan menggunakan eosin. Kesimpulannya, ekstrak daun jati berpotensi sebagai pengganti eosin yang lebih ramah lingkungan untuk pewarnaan sediaan sitologi mukosa mulut dengan metode Diff-Quick. Penelitian ini memerlukan studi lanjutan untuk memperbaiki waktu pengecatan, serta meningkatkan daya simpan ekstrak tersebut.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain