Text
PEMETAAN FAKTOR KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) BERDASARKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2025
"Breading place yang banyak dijumpai merupakan salah satu faktor resiko
penulalaran demam berdarah dengue. Tujuan penelitian adalah untuk memberikan
gambaran sebaran keberadaan breading place melalui pemetaan serta seberapa
jauh resiko penularan sebagai upaya penanggulangan risiko DBD di Kecamatan
Lhoknga Kabupaten Aceh Besar.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang sebagian di lakukan
dengan survey. Pengumpulan data dilakukan dengan cara survei di lapangan,
pengambilan titik subjek, dan objek penelitian menggunakan GPS.Penelitian
dilaksanakan di Keacamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar pada Tanggal Bulan
Mei Tahun 2025.
Hasil penelitian di Kecamatan Lhoknga ditemukan 89 titik keberadaan
breading place 16 penderita DBD yang tersebar di seluruh Kecamatan
Lhoknga.Dari jenis-jenis kelompok keberadaan breading place vector filariasis
yaitu semak-semak ditemukan sebanyak 28 titik, genangan air sebanyak 29 titik,
Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) sebanyak 20 titik dan persawahan
sebanyak 12 titik.
Bagi Puskesmas Lhoknga disarankan untuk memanfaatkan hasil pemetaan SIG
sebagai dasar dalam menetapkan prioritas intervensi wilayah rawan DBD, seperti
melakukan fogging selektif, pemberdayaan kader jumantik, serta peningkatan
edukasi masyarakat di gampong dengan risiko tinggi. Bagi masyarakat diperlukan
peningkatan kesadaran dan partisipasi aktif dalam menjaga kebersihan
lingkungan, menerapkan 3M Plus secara rutin, dan mengikuti kegiatan
pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara berkala.
Kata Kunci : DBD, Sistem Informasi Geografis, Pemetaan"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain