Text
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BIJI PALA (Myristica fragrans houtt) SEBAGAI MORTALITAS LARVA NYAMUK Aedes aegypti TAHUN 2025
"Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Upaya pengendalian vektor sering menggunakan insektisida kimia, namun penggunaannya dalam jangka panjang dapat menimbulkan resistensi dan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas ekstrak biji pala (Myristica fragrans Houtt) sebagai larvasida nabati terhadap mortalitas larva Aedes aegypti. Penelitian menggunakan desain eksperimental dengan lima perlakuan, yaitu konsentrasi ekstrak biji pala 10%, 20%, 30%, 40%, dan kontrol (tanpa ekstrak). Larva instar III sebanyak 375 ekor digunakan dan dibagi ke dalam kelompok perlakuan dengan tiga kali ulangan.
Pengamatan dilakukan selama 24 jam dan hasil dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah dan uji LSD. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak biji pala berpengaruh signifikan terhadap kematian larva Aedes aegypti (p < 0,05). Mortalitas tertinggi terjadi pada konsentrasi 40% dengan rata-rata kematian 20,6 ekor atau 82,4%. Semakin tinggi konsentrasi yang diberikan, semakin besar pula angka kematian larva. Senyawa aktif dalam biji pala seperti minyak atsiri, alkaloid, flavonoid, dan saponin diduga berperan dalam efek toksik terhadap larva. Hasil ini menunjukkan bahwa biji pala berpotensi sebagai larvasida alami yang efektif dan ramah lingkungan. Saran dari penelitian ini adalah Penggunaan ekstrak biji pala dapat menjadi salah satu alternatif dalam upaya pengendalian vektor DBD, terutama di tingkat rumah tangga."
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain