Text
EFEKTIVITAS SERBUK BIJI ASAM JAWA (Tamarindus Indica L) SEBAGAI BIOKOAGULAN UNTUK MENURUNKAN KEKERUHAN AIR SUMUR GALI
"Air sumur gali merupakan salah satu sumber air bersih yang umum
digunakan masyarakat, namun sering mengalami permasalahan kekeruhan yang
dapat mengganggu kesehatan dan estetika. Penggunaan koagulan kimia untuk
mengatasi hal ini memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan,
sehingga diperlukan alternatif alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
efektivitas serbuk biji asam jawa (Tamarindus indica L) sebagai biokoagulan
dalam menurunkan kekeruhan air sumur gali.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Multifungsi UIN Ar-Raniry
untuk melakukan melakukan proses Jar Test serta pemeriksaan kekeruhan. Waktu
penelitian ini dilaksanakan pada 11 Juni 2025.
Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan
menggunakan variasi dosis serbuk biji asam jawa sebanyak 3,5 gr/L, 4,0 gr/L, 4,5
gr/L, 5,0 gr/L, dan 5,5 gr/L. Proses koagulasi dilakukan menggunakan metode jar
test dan pengukuran kekeruhan dilakukan dengan turbidimeter. Data dianalisis
menggunakan uji One Way ANOVA dan LSD (Least Significant Difference).
Hasil penelitian menunjukkan, kekeruhan yang awalnya 45,5 NTU turun
menjadi 21,7 NTU pada penambahan 3,5 gr dosis koagulan, 4,0 gr; 16,7 NTU, 4,5
gr; 14,1 NTU, 5,0 gr; 8,4 NTU, dan 5,5 gr; 7,6 NTU. Dosis 3,5 gr/L memberikan
hasil terbaik dengan penurunan kekeruhan sebesar 47,6%, dibandingkan dosis
lainnya yang memiliki efektivitas lebih rendah. Hasil uji ANOVA menunjukkan
nilai p < 0,005 yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan serbuk biji
asam jawa terhadap penurunan kekeruhan air. Uji LSD menunjukkan bahwa
perbedaan antar dosis signifikan, dengan dosis 3,5 gr/L sebagai yang paling
efektif.
Dapat disarankan bagi peneliti selanjutnya agar meneliti di dosis koagulan
? 3,5 gr karena berpengaruh dalam menurunkan kadar kekeruhan pada air sumur."
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain