Text
Gambaran Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Kelas II Yang Sarapan dan Tidak Sarapan di SMP Negeri Arun Lhokseumawe
"Latar Belakang : Anemia adalah kondisi ketika kadar hemoglobin berada di
bawah batas normal sesuai usia dan jenis kelamin. Salah satu faktor penyebab
utama adalah rendahnya asupan zat besi akibat kebiasaan tidak sarapan. Sarapan
berperan penting dalam memenuhi 20–25% kebutuhan energi harian, termasuk zat
besi, protein, dan vitamin yang dibutuhkan dalam sintesis hemoglobin.
Tujuan Penelitian : Untuk Mengetahui gambaran kadar hemoglobin pada remaja
putri yang sarapan dan tidak sarapan di SMP Negeri Arun Lhokseumawe.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Data
dikumpulkan melalui kuesioner terkait kebiasaan sarapan dan pemeriksaan kadar
hemoglobin menggunakan alat Easy Touch GCHB (metode POCT).
Populasi dan Sampel : Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri usia 13–
15 tahun di SMP Negeri Arun Lhokseumawe. Sampel berjumlah 30 responden
yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan.
Hasil Penelitian : Dari 18 responden yang memiliki kebiasaan sarapan,
seluruhnya (100%) memiliki kadar hemoglobin normal (12,0–16,0 gr/dl).
Sementara itu, dari 12 responden yang tidak sarapan, sebanyak 9 orang (75%)
memiliki kadar hemoglobin di bawah normal (
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain