Text
EFEKTIVITAS LAMA FITOREMEDIASI MENGGUNAKAN TANAMAN KANGKUNG AIR (Ipomoae aquatica forks) DALAM MENURUNKAN KADAR BOD (Biologycal oxygen demand) PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU DI GAMPONG BITAI KECAMATAN JAYA BARU KOTA BANDA ACEH
"Air limbah industri tahu mengandung bahan organik tinggi yang dapat mencemari
lingkungan jika tidak diolah dengan baik. Salah satu metode pengolahan limbah
cair yang ramah lingkungan adalah fitoremediasi menggunakan tanaman air seperti
kangkung air (Ipomoea aquatica Forsk). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
efektivitas lama waktu fitoremediasi terhadap penurunan kadar Biological Oxygen
Demand (BOD) dalam limbah cair industri tahu. Metode penelitian ini bersifat
eksperimental dengan menggunakan tanaman kangkung air sebanyak 200 gram
pada tiga variasi waktu perlakuan, yaitu 4 hari, 8 hari, dan 12 hari. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa rata-rata kadar BOD kontrol sebesar 115,7 mg/L menurun
menjadi 109,3 mg/L (3,95%) setelah 4 hari, 107,9 mg/L (5,18%) setelah 8 hari, dan
105,7 mg/L (7,11%) setelah 12 hari. Hasil uji statistik One Way ANOVA
menunjukkan nilai p = 0,014 (< 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah semakin
lama waktu penanaman kangkung air, maka semakin efektif dalam menurunkan
kadar BOD limbah cair industri tahu. Perlakuan selama 4 hari merupakan yang
paling efektif dengan persentase penurunan sebesar 3,95 %. Saran Berdasarkan
hasil Uji LSD penurunan kadar BOD selama 4 hari, 8 hari dan 12 hari tidak terdapat
perbedaan. Sehingga waktu yang efektif penurunan kadar BOD selama 4 hari,
sebaiknya dilakukan penelitian lebih lanjut dengan memperpanjang durasi
fitoremediasi dan memperluas volume kangkung air, untuk mengetahui apakah
waktu yang lebih lama dapat menghasilkan penurunan kadar BOD yang lebih
signifikan.
Kata Kunci: Kangkung Air, Fitoremediasi, BOD Limbah."
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain