Text
EFEKTIVITAS BIJI ALPUKAT (Persea americana mill) SEBAGAI BIOKOAGULAN UNTUK MENURUNKAN KADAR CHEMICAL OXYGEN DEMAND (COD) PADA LIMBAH CAIR DOMESTIK DI GAMPONG RUKOH KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH TAHUN 2025
"EFEKTIVITAS BIJI ALPUKAT (PERSEA AMERICANA MILL) SEBAGAI
BIOKOAGULAN UNTUK MENURUNKAN KADAR CHEMICAL
OXYGEN DEMAND (COD) PADA LIMBAH CAIR DOMESTIK
DI GAMPONG RUKOH KECAMATAN SYIAH KUALA
KOTA BANDA ACEH TAHUN 2025
Dhia Ulfah1, Zulfikar2
1Mahasiswa Program Studi Sanitasi Program Diploma Tiga Jurusan Kesehatan
Lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh
2Dosen Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh
Abstrak
Limbah cair domestik merupakan salah satu sumber pencemaran lingkungan yang
dapat meningkatkan Chemical Oxygen Demand (COD) yang menganggu
ekosistem perairan. Di Gampong Rukoh Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh
merupakan salah satu wilayah yang limbah cair domestiknya mengandung
Chemical Oxygen Demand (COD) yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui efektivitas biji alpukat (Persea americana mill) Sebagai
biokoagulan untuk menurunkan kadar Chemical Oxygen Demand (COD). Jenis
penelitian ini adalah eksperimen dengan 4 perlakuan dan 3 pengulangan. Subjek
dalam penelitian ini adalah serbuk biji alpukat (Persea americana mill) dengan
dosis 1,5g/L, 3 g/L,4,5g/L, dan 6 g/L sebagai biokoagulan untuk menurunkan kadar
COD limbah cair domestik. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 20 Juni Tahun
2025, proses koagulasi menggunakan jar test dan pemeriksaan COD, analisis data
dilakukan Uji One Way Anova dan uji LSD (CI95%) (?=0,05). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa ada pengaruh penggunaan biji alpukat (Persea americana
mill) sebagai koagulan untuk menurunkan COD limbah cair domestik. Pada dosis
1,5 g/L dengan rata-rata persentase penurunan 21,2%, dosis 3 g/L dengan rata-rata
persentase penurunan 23,8%, dosis 4,5 g/L dengan presentase rata-rata penurunan
24,7% dan dosis 6/L g dengan rata-rata presentase penurunan 23,9%. Dosis
optimum dari koagulan biji alpukat adalah dosis 4,5 g/L dengan persentase
penurunan sebanyak 24,7%. Masyarakat dapat menggunakan biji alpukat dengan
dosis 4,5g/L untuk menurunkan kadar COD limbah cair domestik.
Kata kunci : Biokoagulan, Biji Alpukat, Limbah Cair Domestik"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain