Text
GAMBARAN MOTIVASI MASYARAKAT DALAM PEMBERSIHAN KARANG GIGI DI DESA BLANG SEUMOT KECAMATAN BEUTONG KABUPATEN NAGAN RAYA
"Pendahuluan: Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari
kesehatan secara menyeluruh. Salah satu masalah yang paling sering dijumpai
pada masyarakat adalah penumpukan karang gigi (kalkulus). Karang gigi yang
tidak dibersihkan dapat menyebabkan berbagai gangguan seperti radang gusi
(gingivitis), bau mulut, rasa tidak nyaman, bahkan berisiko menyebabkan gigi
goyah hingga tanggal. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan
pembersihan karang gigi menjadi faktor utama tingginya kasus ini. Metode:
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.
Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat Desa Blang Seumot dengan jumlah
penduduk 1.128 jiwa. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 92 responden
dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi usia 15–35 tahun.
Instrumen penelitian berupa kuesioner yang disusun untuk mengukur motivasi
intrinsik dan ekstrinsik masyarakat. Data dikumpulkan melalui wawancara dan
observasi, kemudian diolah melalui tahapan editing, coding, dan tabulasi. Analisis
data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung distribusi frekuensi dan
persentase untuk masing-masing variabel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan
bahwa sebagian besar masyarakat memiliki motivasi yang rendah yaitu sebesar
59,8%, yang ditunjukkan dengan adanya keinginan menjaga kebersihan gigi,
kepercayaan diri memiliki gigi sehat, serta kesadaran akan manfaat pembersihan
karang gigi. Selain itu, motivasi yang tinggi masyarakat juga tergolong sebesar
40,2%, yang dipengaruhi oleh faktor dukungan keluarga, lingkungan, serta
informasi dari tenaga kesehatan. Kesimpulan: Secara umum, masyarakat Desa
Blang Seumot memiliki tingkat motivasi yang baik dalam pembersihan karang
gigi, baik dari faktor intrinsik maupun ekstrinsik. Akan tetapi, adanya sebagian
masyarakat dengan motivasi rendah menunjukkan perlunya intervensi lebih lanjut
berupa edukasi, penyuluhan kesehatan gigi, serta promosi rutin mengenai
pentingnya scaling. Tenaga kesehatan gigi diharapkan dapat meningkatkan peran
aktif melalui kegiatan penyuluhan, kampanye kesehatan, dan pelayanan
pembersihan karang gigi secara berkala agar masyarakat lebih termotivasi
menjaga kesehatan gigi dan mulut."
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain