Text
UJI EFEKTIVITAS PERASAN DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) DI LABORATORIUM PATOLOGI PROGRAM STUDI DIPLOMA III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS SEBAGAI ALTERNATIF ANTIKOAGULAN ALAMI
"Latar Belakang : Hematologi mempelajari tentang kondisi darah yang meliputi
komponen darah, fungsi darah, struktur darah, dan pembentukan darah. Dalam
pemeriksaan hematologi seringkali menggunakan antikoagulan, antikoagulan
yang sering digunakan dalam pemeriksaan hematologi adalah EDTA (Ethylen
Diamine Tetra Acetat). Tetapi penggunaan EDTA dapat membahayakan pekerja
laboratorium karena terbuat dari senyawa kimia sintesis dan sulit dijangkau bagi
laboratorium klinik yang berada di pedalaman karena memerlukan akses
pengiriman dari kota sehingga diperlukan antikoagulan alami yang berasal dari
bahan alam seperti daun pegagan (Centella asiatica) karena memiliki senyawa
flavonoid, asiaticoside, dan asiatic acid yang berpotensi memiliki aktivitas
sebagai antikoagulan.Tujuan penelitian : Untuk mengetahui apakah perasan
daun pegagan (Centella asiatica) dapat menjadi antikoagulan alami.Metode
Penelitian: Eksperimen untuk mengetahui akibat dari perlakuan yang diberikan
oleh perasan daun pegagan (Centella asiatica) sebagai antikoagulan alternatif.
Hasil penelitian: Menunjukkan bahwa 3 spesimen darah yang berbeda dan pada
tabung kontrol negatif mengalami pembekuan dalam waktu kurang dari 15 menit.
Pada tabung dengan penambahan perasan daun pegagan mulai dari 300µl, 350µl,
400µl, 450µl, dan 500µl sampel darah tidak mengalami pembekuan. Kesimpulan
: Berdasarkan penelitian daun pegagan (Centella asiatica) mampu menjadi
alternatif antikoagulan alami."
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain