0,05). Kesimpulan: Paparan asap rokok dan KEK merupakan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Saran: Tenaga kesehatan perlu meningkatkan skrining dan edukasi terhadap ibu hamil yang berisiko mengalami KEK dan paparan asap rokok. Pemerintah juga diharapkan memperkuat program pemantauan gizi dan suplementasi pada ibu hamil, khususnya di daerah dengan akses pelayanan terbatas. Kata Kunci: Anemia, Ibu Hamil, KEK, Asap Rokok, IMT"" />
Text
HUBUNGAN PAPARAN ASAP ROKOK, KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) DAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR
"HUBUNGAN PAPARAN ASAP ROKOK, KEKURANGAN ENERGI
KRONIS (KEK) DAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN
KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA
PUSKESMAS MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR
Kurniawati1,Irma Seriana2, Salmiani Abdul Manaf2
Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan
masyarakat yang masih tinggi prevalensinya di Indonesia, termasuk di Kabupaten Aceh
Besar. Faktor risiko anemia tidak hanya berkaitan dengan asupan gizi, tetapi juga
dipengaruhi oleh paparan lingkungan dan status kesehatan ibu, seperti paparan asap rokok,
kekurangan energi kronis (KEK), dan status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT).
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara paparan asap rokok,
KEK, dan IMT dengan kejadian anemia pada ibu hamil serta mengidentifikasi faktor yang
paling berpengaruh.
Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan
pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 45 ibu hamil dipilih di wilayah kerja
Puskesmas Montasik, Kabupaten Aceh Besar, dengan teknik total sampling. Analisis data
menggunakan uji chi-square dan perhitungan odds ratio (OR).
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara paparan asap
rokok dan kejadian anemia (p = 0,01; OR ? 5), serta antara status KEK dan anemia (p =
0,017; OR ? 4). Namun, tidak terdapat hubungan signifikan antara status IMT dan anemia
(p > 0,05).
Kesimpulan: Paparan asap rokok dan KEK merupakan faktor yang berpengaruh signifikan
terhadap kejadian anemia pada ibu hamil.
Saran: Tenaga kesehatan perlu meningkatkan skrining dan edukasi terhadap ibu hamil
yang berisiko mengalami KEK dan paparan asap rokok. Pemerintah juga diharapkan
memperkuat program pemantauan gizi dan suplementasi pada ibu hamil, khususnya di
daerah dengan akses pelayanan terbatas.
Kata Kunci: Anemia, Ibu Hamil, KEK, Asap Rokok, IMT"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain