Text
Pengaruh pemberian teh serai (Cymbopogon nardus rendle) terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di desa bukit kecamatan blangkejeren kabupaten gayo lues tahun 2025
"Latar Belakang : Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang signifikan
dan berisiko menyebabkan komplikasi serius. Sebagai upaya terapi komplementer, tanaman
Cymbopogon nardus rendle (serai wangi) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti minyak
atsiri, flavonoid, kalsium, dan magnesium yang berpotensi menurunkan tekanan darah melalui
mekanisme vasodilatasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh konsumsi teh serai
terhadap tekanan darah penderita hipertensi di Desa Bukit, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten
Gayo Lues pada tahun 2025.
Metode Penelitian : Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one-
group pretest-posttest. Sampel berjumlah 15 orang penderita hipertensi yang dipilih melalui
purposive sampling. Intervensi dilakukan dengan pemberian teh serai sebanyak 200 ml per hari
selama enam hari berturut-turut. Data dianalisis menggunakan uji dependent T-test.
Hasil Penelitian : menunjukkan adanya penurunan rerata tekanan darah sistolik dari 164,27 mmHg
menjadi 137,47 mmHg, serta tekanan diastolik dari 98,87 mmHg menjadi 86,93 mmHg setelah
intervensi.
Kesimpulan : Pemberian teh serai secara signifikan menurunkan tekanan darah pada penderita
hipertensi. Oleh karena itu, disarankan kepada tenaga kesehatan, khususnya bidan dan kader
posyandu, untuk mengedukasi masyarakat mengenai potensi teh serai sebagai terapi herbal alternatif
dalam pengelolaan hipertensi.
Saran : Tenaga kesehatan, khususnya bidan dan kader posyandu, disarankan untuk mengedukasi
masyarakat mengenai potensi pemanfaatan serai sebagai terapi komplementer yang berbasis herbal
dalam pengendalian tekanan darah tinggi.
Kata kunci : Tekanan darah, Serai"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain