Text
DAYA TERIMA DAN KANDUNGAN GIZI TIMPHAN SRIKAYA DENGAN SUBSTITUSI PUREE BUAH BIT (Beta vulgaris L.) SEBAGAI ALTERNATIF CEMILAN TINGGI Fe
"Latar Belakang: Timphan srikaya merupakan kue tradisional khas Aceh yang memiliki tekstur kenyal dengan rasa manis. Inovasi dalam pembuatan timphan srikaya dengan penambahan puree bit dilakukan untuk meningkatkan nilai gizi. Bit dikenal kaya pigmen betalain, serat, serta antioksidan yang bermanfaat bagi organoleptik.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penambahan puree buah bit 25 gram, 50 gram, dan 75 gram terhadap daya terima dan kandungan gizi beserta kadar Fe pada timphan srikaya.
Metode Penelitian: Jenis penelitian bersifat eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan, analisis zat gizi dilakukan di Laboratorium Analisis Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Uji organoleptik menggunakan 30 panelis semi terlatih. Menggunakan formulir uji organoleptik untuk menunjukkan tingkat kesukaan panelis terhadap produk. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan.
Hasil Penelitian: Timphan srikaya dengan penambahan puree buah bit tertinggi yaitu, warna (4,17), rasa (3,93), dan tekstur (3,60) dengan kateori suka dan aroma (3,11) dengan kategori agak suka. Nilai kandungan gizi paling tinggi pada kadar air=34,62%, kadar abu=1,09%, lemak=6,37%, protein=8,40%, karbohidrat=52,57%, dan Fe=0,0076mg/kg.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh nyata pada sampel terhadap warna, rasa, tekstur, kadar air, kadar abu, lemak, protein, dan karbohidrat, namun terdapat pengaruh tidak nyata antara sampel terhadap aroma dan zat besi (P value
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain