Text
Identifikasi Jamur Aspergillus sp Pada Ikan Asin Dencis (Sardina pilchardus) Di Pasar Lambaro Kabupaten Aceh Besar
"Latar Belakang : Jamur Aspergillus sp dikenal luas karena kemampuannya menghasilkan Aflatoksin, yaitu mikotoksin yang menimbulkan risiko kesehatan bagi manusia dan dapat menyebabkan penyakit Aspergillosis. Ikan asin dencis (Sardina Pilchardus) merupakan makanan yang populer karena masa simpannya yang lama dan harganya yang terjangkau. Namun, metode pengolahan dan penyimpanannya sering kali tidak higenis. Hal ini dapat mengakibatkan kontaminasi oleh jamur, termasuk Aspergillus sp. Tujuan Penelitian : untuk mengidentifikasi keberadaan jamur Aspergillus sp pada ikan asin dencis (Sardina pilchardus) yang dijual di Pasar Lambaro, Kabupaten Aceh Besar. Metode Penelitian : deskriptif kualitatif, dengan menggunakan metode pemeriksaan makroskopis dan mikroskopis pada sampel ikan asin. Sebanyak 8 sampel ikan asin diambil secara purposive sampling dari pedagang yang menyimpan ikan asin secara terbuka. Pembiakan dilakukan dengan menggunakan media Potato Dextrose Agar (PDA) dan diinkubasi pada suhu 37°C selama 7 hari. Hasil penelitian : Menunjukkan bahwa 87,5% (7 dari 8) sampel positif mengandung Aspergillus sp, khususnya Aspergillus niger, sedangkan 12,5% (1 sampel) negatif.
Kesimpulan : Hasil ini menunjukkan adanya risiko kontaminasi jamur yang signifikan pada ikan asin yang disimpan secara terbuka di pasaran. Diperlukan perhatian yang lebih besar dari produsen dan konsumen mengenai metode penyimpanan dan pemilihan produk ikan asin untuk memastikan keamanan pangan.
Kata Kunci
Sumber Bacaan Tahun
: Aspergillus sp, ikan asin, Sardina pilchardus, kontaminasi, Pasar Lambaro.
: 1 Buku, 14 Jurnal Ilmiah dan 2 KTI. : 2020-2025."
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain