Text
GAMBARAN KADAR TRIGLISERIDA PEROKOK AKTIF PADA MAHASISWA TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS TAHUN 2025
ABSTRAK
Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang berdampak buruk terhadap
kesehatan, terutama pada sistem metabolisme lipid. Nikotin dalam rokok diketahui
dapat meningkatkan kadar trigliserida dalam darah, yang merupakan salah satu
faktor risiko penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu
gambaran kadar trigliserida pada mahasiswa perokok aktif di Program Studi D-III
Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Aceh tahun 2025. Penelitian
ini menggunakan metode Sru eksperimental dan teknik pengambilan sampel simple
random sampling terhadap 16 mahasiswa laki-laki perokok aktif. Pemeriksaan
kadar trigliserida dilakukan menggunakan metode GPO-PAP dengan alat
spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukkan kadar trigliserida tertinggi sebesar
244 mg/dL terdapat pada responden yang merokok 5–10 batang per hari, sedangkan
kadar terendah sebesar 59 mg/dL ditemukan pada responden yang merokok 1–5
batang per hari. Rata-rata kadar trigliserida tertinggi (143,8 mg/dL) terdapat pada
kelompok yang merokok 5–10 batang per hari, sementara rata-rata kadar trigliserida
terendah (84,7 mg/dL) ditemukan pada responden berusia 20 tahun. Hasil ini
menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan kadar trigliserida seiring dengan
peningkatan jumlah rokok yang dihisap. Kepada mahasiswa diharapkan dapat
meningkatkan kesadaran khususnya perokok aktif, akan pentingnya menjaga kadar
kadar trigliserida dalam batas normal. Disarankan untuk mengurangi atau
menghentikan kebiasaan merokok guna menurunkan resiko gangguan lipid dan
penyakit kardiovaskuler.
Kata Kunci : Kadar Trigliserida, Mahasiswa Perokok Aktif
Sumber Bacaan : 18 jurnal, 5 skripsi, 2 buku
Tahun : 2015-2025
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain