Text
PERASAN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L) SEBAGAI ALTERNATIF ANTIKOAGULAN ALAMI UNTUK PEMERIKSAAN HEMATOLOGI DARAH
Pemeriksaan hematologi adalah pemeriksaan laboratorium yang digunakan untuk mengetahui kondisi darah. dalam praktiknya, seringkali menggunakan antikoagulan untuk mencegah pembekuan darah. Ethylene Diamine Tetraacetic Acid (EDTA) adalah antikoagulan yang disarankan untuk digunakan selama pemeriksaan hematologi. Terdapat beberapa kekurangan EDTA seperti bersifat sintetis, jangka waktu kadarluwarsa yang cepat, sering kehabisan stok, harga relatif mahal, dan sulit didapat laboratorium klinik yang terdapat di daerah pendalaman. Penelitian ini dilakukan untuk mencari antikoagulan alternatif yang terbuat dari bahan-bahan yang alami. Penelitian ini bertujuan untuk mencari alternatif antikoagulan alami seperti Belimbing wuluh (Averrhoa belimbi L) yang mengandung senyawa asam oksalat, flavonoid, saponim dan fenol yang di duga berpotensi sebagai antikoagulan alami. Oleh karena itu, peneliti sangat tertarik melakukan penelitian ini untuk mengetahui apakah perasan buah Belimbing wuluh (Averrhoa belimbi L) dapat menjadi alternatif pengganti antikoagulan alami untuk pemeriksaan hematologi darah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental untuk melihat akibat dari perlakuan yang diberikan terhadap uji perasan buah belimbing wuluh (Averrhoa belimbi L) sebagai antikoagulan alami. EDTA digunakan sebagai kontrol positif, pada hasil penelitian ini terlihat bahwa pada tabung yang telah ditambahkan perasan buah belimbing wuluh menunjukkan tidak adanya aktivitas pembekuan darah dan terjadi sel darah merah rusak (lisis). Perasan buah belimbing wuluh tidak efektif digunakan sebagai alternatif pengganti antikoagulan alami untuk pemeriksaan hematologi darah.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain