Text
gambaran pengetahuan orang tua tentang persistensi gigi pada anak di sd negeri 7 kebayakan aceh tengah
"Latar belakang: Salah satu permasalahan yang banyak dihadapi oleh
masyarakat Indonesia, khususnya pada rentang usia 6-12 tahun adalah persistensi.
Karena pada usia tersebut terjadi pergantian gigi sulung menjadi gigi permanen,
maka disebut juga dengan masa kunci. Banyak permasalahan pada rongga mulut
yang terjadi pada masa ini, seperti gigi berlubang, persistensi, dan gigi yang tidak
dapat mencapai gusi sehingga mengakibatkan pembengkakan. Tujuan Penelitian:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan orang tua tentang
kasus persistensi gigi pada anak di sd Negeri 7 Kebayakan Aceh Tengah. Metode:
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sampel diambil secara accidental
sampling yang jumlah seluruh murid 140 siswa, yang akan di periksa dan di ambil
yang mengalami persistensi gigi-nya sebanyak populasi 31 orang, dimana orang tua
nya akan di wawancara. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan orang
tua ibu / ayah tentang persistensi gigi anaknya.
Hasil: Hasil penelitan menunjukkan bahwa Gambaran Pengetahuan Orang
Tua Tentang Persistensi Gigi Pada Anak Di SD Negeri 7 Kebayakan Aceh Tengah
tertinggi berada pada pengetahuan dengan kategori kurang baik yaitu sebanyak 19
responden (61,2%) dan yang berada pada kategori baik yaitu 12 responden (38,7%).
Kesimpulan: bahwa terdapat kurangnya pengetahuan orang tua tentang persistensi
gigi pada anak di SD Negeri 7 Kebayakan.Oleh karena itu, perlu meningkatkan
pengetahuan tentang persistensi gigi pada anak di SD Negeri 7 Kebayakan dan tidak
lupa untuk melakukan pemeriksaan gigi setiap 6 bulan sekali."
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain