Repository Unit Perpustakaan Terpadu

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Potensi perasan daun bawang prei( allium ampeloprasu )sebagai antikoagulan alami
Penanda Bagikan

Text

Potensi perasan daun bawang prei( allium ampeloprasu )sebagai antikoagulan alami

Fahri/P07131322014 - Nama Orang;

"Pemeriksaan hematologi memerlukan penggunaan antikoagulan untuk mencegah
terjadinya pembekuan darah di luar tubuh. Antikoagulan yang umum digunakan
dalam pemeriksaan hematologi adalah Ethylenediamine Tetraacite Acid (EDTA).
Namun, antikoagulan ini memiliki sejumlah kelemahan, seperti harganya yang
relatif mahal, dan sulit dijangkau laboratorium klinik yang berada di pedalaman
karena memerlukan akses pengiriman dari kota. Oleh karena itu, diperlukan
penelitian untuk mencari alternatif antikoagulan yang bersifat alami. Daun
bawang prei (Allium ampeloprasum) diketahui mengandung flavonoid, polifenol,
tannin, saponin. Flavonoid dikenal dalam dunia medis memiliki potensi sebagai
antikoagulan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, di mana variabel
independen dimanipulasi dan pengaruhnya terhadap dependen diamati. Spesimen
darah dicampur dengan perasan daun bawang prei dalam volume tertentu.
Ethylenediamine Tetraacite Acid (EDTA) digunakan sebagai kontrol. Hasil
penelitian menujukkan bahwa darah yang ditambahkan perasan daun bawang prei
mengalami pembekuan pada rentang waktu menit ke-8 hingga menit ke-24. Hal
ini menunjukkan bahwa darah responden tetap mengalami koagulasi meskipun
telah ditambahkan perasan daun bawang prei. Perasan daun bawang prei (Allium
ampeloprasum) tidak dapat dijadikan sebagai alternatif antikoagulan alami, bagi
peneliti selanjutnya, disarankan agar menggunakan bahan yang memiliki
kandungan antikoagulan yang lebih tinggi, sehingga diharapkan dapat
memperoleh hasil yang lebih optimal sesuai dengan tujuan penelitian.
Kata Kunci : Antikoagulan, Flavonoid, Daun Bawang Prei.
Referensi : 26 jurnal, 2 KTI
Tahun : 2020-2025"


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
Karya Tulis Mahasiswa Prodi DIII TLM
No. Panggil
616 FAH p
Penerbit
Banda Aceh : Karya Tulis Mahasiswa Prodi DIII TLM., 2025
Deskripsi Fisik
xiv,27 hal,31-43 ilust ,29x21 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
616 FAH p
Tipe Isi
computer program
Tipe Media
computer
Tipe Pembawa
other (computer)
Edisi
-
Subjek
Deases/ilmu Penyakit
Info Detail Spesifik
Karya Tulis Mahasiswa Prodi DIII TLM
Pernyataan Tanggungjawab
Fahri/P07131322014
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Potensi perasan daun bawang prei( allium ampeloprasu )sebagai antikoagulan alami
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Repository Unit Perpustakaan Terpadu
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?