Text
Pemanfaatan ekstrak bunga tapak dara (Catharanthus roseus) sebagai alternatif pewarnaan telur cacing soil transmitted helminth ( sth)
"Penelitian ini berjudul"" Pemanfaatan ekstrak bunga tapak dara ( Catharanthus roswus) sebagai alternatif pewarnaan telur cacing soil transmitted helminth (STH)"" . Eosin menghasilkan warna merah pada sitoplasma, lapangan pandang kontras dan memperjelas pengalaman dibawah mikroskop. Soil transmitted helminth adalah sekelompok cacing parasit ( kelas nematoda) yang dapat menyebabkan infeksi pada manusia. Tapak dara merah ( Catharanthus roseus) merupakan bunga yang dapat digantikan sebagai pewarna alami dengan konsentrasi 20%,10%,5% yang digunakan sebagai latar belakang pemeriksaan telur cacing soil transmitted helminth (STH). Metode yang digunakan adalah metode eksperimental quasi dengan populasi tapak dara merah ( Catharanthus roseus) dan sampel 100 gr bunga tapak dara merah. Hasil penelitiannya adalah bunga tapak dara merah ini dapat digunakan sebagai zat warna alami pengganti eosin dengan konsentrasi 20%, 10%, 5%. Kesimpulannya adalah bunga ini dapat digunakan untuk pemeriksaan telur cacing soil transmitted helminth (STH) dan dapat digunakan di daerah yang terpencil apabila di daerah tersebut kesulitan reagensia Eosin.
Kata kunci : Eosin, bunga tapak dara ( Catharanthus roseus), soil transmitted helminths (STH).
Sumber bacaan : 25 jurnal, 3 buky
Tahun : 2013-2024"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain