Text
Evaluasi penggunaan antibiotik secara kuantitatif dengan menggunakan metode ATC/DDD pada resep pasien ruang rawat inap anak di rumah sakit ibu dan anak Aceh
"Antibiotik adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Penggunaan antibiotik dikatakan bijak apabila antibiotik tersebut digunakan secara rasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi penggunaan antibiotik secara kuantitatif dengan menggunakan metode ATC/DDD (Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose) pada resep pasien ruang rawat inap anak di Rumah Sakit Ibu dan Anak Aceh. Penelitian bersifat observasional deskripstif. Populasi pada penelitian ini adalah resep ruang rawat inap anak yang menerima terapi antibiotik pada periode Mei – Juni 2024, Dengan total populasi sebanyak 223 resep. Sampel pada penelitian ini yaitu resep pasien yang menerima terapi antibiotik serta memenuhi kriteria inklusi, dengan total sampel sebanyak 69 resep. Data pada penelitian ini bersifat retrospektif. Berdasarkan penelitian menggunakan metode ATC/DDD menunjukkan hasil bahwa antibiotik yang paling banyak digunakan di ruang rawat inap anak adalah seftriakson dengan nilai DDD/patient days 22,87, berikutnya diikuti oleh Cefixime 14,34, Gentamisin 5,65, Cefotaksim 2,91, Azitromisin 2,20, Metronidazol 1,36, Itrakonazol 0,9 dan Meropenem 0,87. Berdasarkan umur menunjukkan hasil bahwa penggunaan antibiotik tertinggi yaitu pada laki-laki 56,52 %, berdasarkan usia menunjukkan penggunaan tertinggi pada usia 0-05 tahun 55,07 %, berdasarkan penggunaan antibiotik diruang rawat inap anak menunjukkan, penggunaan tertinggi yaitu Seftriakson 55,07 %, dan berdasarkan diagnosa pasien menunjukkan karakteristik penyakit yang paling banyak yaitu golongan Fever: fever of other and unknown origin, Fever, unspecified, Fever with chills, febrie convulsion 39,13 %.
Kata Kunci: Antibiotik, Metode ATC/DDD, Resep Pasien Ruang Rawat Inap Anak"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain