Text
HUBUNGAN PERILAKU MENGKONSUMSI MAKANAN KARIOGENIK DENGAN KARIES GIGI PADA MURID KELAS VI DI SDN MESJID LHEU, ACEH BESAR
HUBUNGAN PERILAKU MENGKONSUMSSI MAKANAN
KARIOGENIK DENGAN KARIES GIGI PADA MURID
KELAS VI SDN MESJID LHEU
SITI NURUL FADHILLAH
Email : sitinurulfadhillah41@gmail.com
Mahasiswa Prodi Terapi Gigi Program Sarjana Terapan Jurusan Kesehatan
Gigi Poltekkes Kemenkes Aceh
ABSTRAK
Latar belakang: Masalah gigi yang sering terjadi adalah karies yaitu salah
satunya terjadi pada kelompok anak dibawah umur 15 tahun. Hasil pemeriksaan
DMF-T terhadap 10 anak didapatkan nilai rata-rata status karies gigi sebesar 6,38
dimana nilai tersebut dinyatakan nilai kriteria tinggi. Tujuan: untuk mengetahui
hubungan perilaku mengkonsumsi makanan kariogenik dengan karies gigi pada
murid kelas VI SDN Mesjid Lheu. Metode: penelitian analitik dengan desain
potong-lintang (cross sectional). Analisa data menggunakan uji chi-square yang
dilaksanakan pada tanggal 15-16 Mei 2025. Sampel dalam penelitian ini
menggunakan teknik Total Sampling yaitu seluruh populasi yang dijadikan
sampel murid kelas VI SDN Mesjid Lheu dengan jumlah 30 responden. Hasil
Penelitian: pengetahuan baik paling banyak pada karies gigi kategori sangat
rendah yaitu 5 (83,3%) responden, sedangkan pengetahuan kurang baik paling
banyak pada karies gigi kategori sedang yaitu 14 (58,3%) responden. Berdasarkan
hasil penelitian sikap murid paling banyak berada pada kategori kurang baik yang
berjumlah 22 (73,3%) responden. Kesimpulan: ada hubungan perilaku
mengkonsumsi makanan kariogenik dengan karies dengan nilai 0,015. Saran:
disarankan kepada kepala sekolah agar memilih kantin sehat dan membatasi
mengkonsumsi makanan kariogenik yang di jual di kantin sekolah dan di
harapkan kepada murid agar berkumur-kumur setelah menkonsumsi makanan dan
lebih memahami kerugian mengkonsumsi makanan kariogenik yang dapat
mengakibatkan lubang gigi.
Kata Kunci : Perilaku, Makanan Kariogenik, Karies Gigi
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain