Text
PEMANFAATAN INFUSA BUNGA TELANG (Clitoria ternatea) SEBAGAI ALTERNATIF ALAMI PENGGANTI GIEMSA PADA PEWARNAAN MALARIA
"Malaria merupakan penyakit yang diakibatkan oleh parasit Plasmodium,
pemeriksaan mikroskopis menggunakan pewarnaan Giemsa masih menjadi Gold
Standard untuk mengidentifikasi parasit Plasmodium. Giemsa mengandung bahan
sintetis seperti Eosin dan Methylen Blue yang dapat menyebabkan efek samping,
seperti iritasi dan kemungkinan menjadi karsinogenik jika digunakan secara
berkelanjutan. Infusa bunga telang mengandung senyawa antosianin yang
memberikan warna biru-ungu yang mirip dengan zat warna pada Giemsa. Infusa
bunga telang (Clitoria ternatea) memiliki potensi sebagai pewarna alami yang
dapat menggantikan Giemsa dalam pemeriksaan malaria. Metode yang digunakan
adalah metode eksperimental quasi dengan populasi bunga telang (Clitoria
ternatea) dan sampel 100 gr bunga telang (Clitoria ternatea). Penelitian ini
memanfaatkan infusa bunga telang yang diuji pada preparat apus darah tipis yang
menunjukkan hasil positif malaria, lalu dibandingkan dengan pewarnaan Giemsa
3% sebagai kelompok kontrol. Temuan dari penelitian mengindikasikan bahwa
infusa bunga telang dapat memberikan warna yang jelas pada inti parasit
Plasmodium dan sel eritrosit, meskipun kurang efektif dalam mewarnai sitoplasma.
Infusa bunga telang dapat digunakan sebagai pilihan pewarna alami untuk
pemeriksaan malaria, khususnya dalam mendeteksi inti parasit."
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain