Text
EFEK PEMBERIAN PERASAN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT PUTIH JANTAN (Mus Musculus) YANG DIINDUKSI GLUKOSA
"Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia, termasuk Diabetes melitus (DM) merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Salah satu alternatif pengobatan yang sedang dikembangkan adalah penggunaan tanaman herbal, salah satunya belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) yang diketahui mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, dan fenolik yang berpotensi menurunkan kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek perasan belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dalam menurunkan kadar glukosa darah mencit putih jantan (Mus musculus), untuk menentukan konsentrasi perasan belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dalam menurunkan kadar glukosa darah pada mencit putih jantan (Mus musculus). Penelitian ini bersifat eksperimental Laboratorium dengan menggunakan desain pre and post test dengan kelompok kontrol, terdiri dari lima kelompok mencit: kontrol negatif, kontrol positif (metformin), dan tiga kelompok perlakuan dengan konsentrasi perasan belimbing wuluh 25%, 50%, dan 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perasan belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) mempunyai pengaruh dalam penurunan kadar glukosa darah pada mencit putih jantan (Mus musculus) dengan konsentrasi 25%; 50%; dan 75%. Perasan dengan konsentrasi 50% pada menit ke-60 mempunyai efektivitas penurunan kadar glukosa darah yang paling tinggi dibandingkan dengan konsentrasi 25% dan 75%. Dengan demikian, perasan belimbing wuluh memiliki potensi sebagai agen antihiperglikemik alami.
Kata kunci: Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.), Induksi glukosa, Mencit putih (Mus musculus), Diabetes Melitus"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain