Text
PEMANFAATAN EKSTRAK ANTOSIANIN BUNGA TAPAK DARA (Catharanthus roseus) SEBAGAI PEWARNAAN ALTERNATIF PREPARAT SEDIAAN APUSAN DARAH TEPI (SADT)
"Sediaan Apusan Darah Tepi (SADT) adalah salah satu pemeriksaan dalam bidang
hematologi untuk menilai berbagai jenis sel darah tepi yang meliputi eritrosit,
leukosit, dan trombosit yang dibuat dengan cara dibuat apusan pada objek gelas
kemudian diwarnai. Validitas hasil pemeriksaan SADT sangat dipengaruhi oleh
kualitas pewarnaan yang digunakan. Giemsa merupakan pewarnaan yang paling
sering digunakan untuk pemeriksaan SADT. Giemsa memiliki kandungan yang
terdiri dari eosin yang bersifat asam dikombinasikan metylen blue dan methylene
azure yang bersifat basa. Campuran metylen blue dan metylen azure membentuk
eosinat yang membuat hasil pewarnaan lebih stabil. Namun, pewarnaan ini
memiliki kekurangan dimana kandungan dari metylen blue, eosin, dan metylen
azure bersifat sukar terurai dan menjadi limbah berbahaya karena bersifat toksik
(racun), mudah terbakar, dan pada penyimpanan yang kurang baik akan
menurunkan kualitas pewarnaan. Bunga tapak dara mengandung senyawa
antosianin diantaranya adalah turunan dari hirsutidin sebagai pigmen utama, dan
glukosida yang jumlahnya lebih banyak dari glukosida sederhana, sebagai sumber
pewarnaan alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak antosianin
bunga tapak dara sebagai pewarnaan alternatif preparat SADT. Metode yang
digunakan eksperimen yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh
yang timbul sebagai akibat dari adanya perlakuan tertentu terhadap suatu variabel,
dengan menguji konsentrasi 30%, 20%, dan 10%. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa ekstrak antosianin bunga tapak dara tidak dapat mewarnai SADT.
Kata Kunci : Bunga tapak dara (Catharanthus roseus), Sediaan Apusan
Darah Tepi (SADT)
Sumber Bacaan : 34 Jurnal, 3 KTI, 1 Buku
Tahun : 2013- 2024"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain