Text
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN MIANA (Coleus scutellarioides (L.) Benth.) SEBAGAI LARVASIDA NYAMUK Aedes aegpyti
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Salah satu langkah dalam memberantasnya adalah dengan mengendalikan vektornya yaitu melalui larvasida Aedes aegypti. Penggunaan insektida berbahan kimia dalam jangka waktu yang berkepanjangan dapat menimbulkan dampak negatif baik bagi manusia maupun bagi lingkungan. Dalam usaha untuk mengurangi efek samping dari penggunaan insektisida kimia maka perlu dicari alternatif lain yang lebih aman, salah satunya daun miana yang memiliki kandungan flavonoid, tanin, alkaloid dan saponin yang efektif sebagai larvasida nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun miana (Coleus scutellarioides (L.) Benth.) sebagai larvasida nyamuk Aedes aegpyti. Metode yang digunakan eksperimen murni atau true eksperiment yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun miana (Coleus scutellarioides (L.) Benth.). Data dianalisis berdasarkan hasil pengamatan potensi daya bunuh ekstrak daun miana (Coleus scutellarioides (L.) Benth.) pada konsentrasi 0,4%, 0,8%, dan 1% terhadap larva Aedes aegypti yang diobservasi setelah 1 jam, 2 jam dan 24 jam, lalu diolah dalam bentuk presentase. Kemudian digunakan grafik persamaan regresi linear dan mensubtitusikan dengan angka probit untuk menghitung LC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun miana efektif membunuh 50% larva Aedes aegypti, dengan LC50 yang didapati pada konsentrasi 0,8% dengan interval nilai .736-.851%.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain