Text
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN EKSTRAK KULIT NANAS MADU SEBAGAI DISINFEKTAN SPRAY TERHADAP PENURUNAN ANGKA KUMAN DI MEJA MAKAN
"Infeksi akibat mikroorganisme patogen yang terdapat pada meja makan berpotensi menjadi sumber penularan penyakit. Salah satu upaya pencegahan adalah penggunaan disinfektan. Namun, disinfektan kimiawi dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak kulit nanas madu (Ananas comosus) sebagai disinfektan spray terhadap penurunan angka kuman di meja makan. Jenis penelitian yang digunakan adalah true experimental dengan rancangan post-test only control group design. Objek penelitian adalah meja makan pada salah satu rumah makan di Aceh Besar, dengan perlakuan penyemprotan ekstrak kulit nanas madu konsentrasi 20%, 40%, dan 60%, serta kontrol dengan aquadest. Sampel diinkubasi pada media Nutrient Agar selama 24 jam pada suhu 37°C, kemudian dihitung jumlah koloni bakteri. Analisis data dilakukan menggunakan uji One Way ANOVA dan uji lanjut LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah koloni bakteri pada konsentrasi 20% adalah 16 koloni (penurunan 36%), pada konsentrasi 40% sebanyak 8 koloni (penurunan 68%), dan pada konsentrasi 60% sebanyak 4 koloni (penurunan 84%). Hasil uji ANOVA menunjukkan adanya pengaruh signifikan pemberian ekstrak kulit nanas madu terhadap penurunan angka kuman (p=0,000). Uji lanjut LSD menunjukkan konsentrasi 60% merupakan perlakuan paling efektif. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak kulit nanas madu memiliki efektivitas sebagai disinfektan alami dengan konsentrasi 60% sebagai formulasi paling optimal. Pemanfaatan kulit nanas madu dapat menjadi alternatif ramah lingkungan dalam mengurangi limbah organik sekaligus menyediakan pilihan disinfektan yang aman bagi masyarakat.
Kata kunci: Ekstrak kulit nanas madu, Angka kuman, Meja makan
"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain