Text
Potensi Perasan Daun SIrih Hijau (Piper Betle L) Sebagian Anti Kuagulan Alami
"Pada pemeriksaan hematologi memerlukan antikoagulan agar spesimen darah tidak
membeku diluar tubuh. Antikoagulan yang disarankan untuk pemeriksaan
hematologi adalah EDTA (Ethylene Diamine Tetraacetic Acid). Antikoagulan juga
memiliki kekurangan yaitu cepat rusak, habis atau bahkan kadaluarsa sehingga
harus ditemukan adanya alternatif antikoagulan dari bahan alami. Daun sirih hijau
(Piper betle L.) mengandung senyawa metabolit sekunder barupa saponin,
flavonoid, alkaloid, minyak atsiri, tannin. Senyawa flavonoid dapat berpotensi
sebagai antikoagulan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah perasan daun
sirih hijau (Piper betle L.) dapat menjadi antikoagulan alami. Metode yang
digunakan adalah eksperimen dengan mencampurkan spesimen darah dan perasan
daun sirih hijau (Piper betle L.) dengan volume tertentu menggunakan metode Lee
and White (Clotting time) dan EDTA sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukkan
pada volume perasan 300 µl ditambah darah sukarelawan H membeku pada 13.30’
menit, darah sukarelawan S berhenti di 17.30’ menit, dan darah sukarelawan W
berhenti di 09.00’ menit. Sedangkan untuk volume perasan 400 µl dan 500 µl
ditambah darah sukarelawan H, S, dan W tidak terjadi pembekuan. Sehingga dapat
disimpulan bahwa daun sirih hijau (Piper betle L.) dapat menjadi antikoagulan
dalam volume perasan 400 µl dan 500 µl.
Kata Kunci: Antikoagulan, daun sirih hijau, flavonoid
Sumber Bacaan: 21 Jurnal, 2 Buku, 1 Skripsi, 1 Thesis
Tahun: 2019-2024 "
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain