Text
SENSITIVITAS ANTOSIANIN KULIT TERONG UNGU (Solanum melongena) DALAM MENGIDENTIFIKASI FORMALIN PADA IKAN ASIN DENGAN VARIASI KONSENTRASI
"Bahan tambahan pangan atau aditif makanan adalah bahan yang ditambahkan dan
dicampur selama proses pengolahan makanan untuk meningkatkan kualitasnya.
Salah satunya seperti formalin. Dalam permenkes Nomor 033 Tahun 2012,
pemerintah telah melarang penggunaan formalin sebagai pengawet makanan.
Tetapi masih ada juga yang menggunakan formalin untuk pengawetan seperti pada
ikan asin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sensitivitas ekstrak kulit terong
ungu untuk mendeteksi keberadaan formalin pada ikan asin serta pada formalin 2%
dan 3%. Metode yang digunakan yaitu eksperimen dengan pendekatan
laboratorium untuk melihat perubahan warna sebagai indikasi adanya formalin.
Data dianalisis berdasarkan hasil uji pada berbagai sampel dan kontrol konsentrasi
formalin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada larutan formalin 2% dan 3%
serta pada air rendaman ikan asin, antosianin tidak memberikan perubahan warna,
sehingga formalin tidak terdeteksi. Hal ini menunjukkan bahwa antosianin dari
ekstrak kulit terong ungu tidak sensitif untuk mendeteksi formalin pada konsentrasi
tersebut."
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain